Sabtu, 06 Jun 2026 20:19 WIB

Pj Ketua PWNU Jatim Serukan Pilkada Damai, Tegaskan NU Netral

Kuliah Umum dan Halal Bihalal PCNU Sidoarjo di Masjid KH Hasyim Asy’ari Unusida. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Kuliah Umum dan Halal Bihalal PCNU Sidoarjo di Masjid KH Hasyim Asy’ari Unusida. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pj Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz, menyerukan pesan damai menjelang Pilkada Serentak 2024, November nanti.

Menurut Gus Kikin, panggilan akrabnya, pro kontra adalah hal yang biasa. Penting untuk masyarakat tetap menjaga kebersamaan dan kerukunan dalam pesta demokrasi tersebut.

Baca Juga: Sederet Kiai Sepuh PBNU Temui Rais Aam Bahas Percepatan Muktamar ke-35

"Kalau pro atau tidak adalah hal yang biasa, namun kita harus tetap betul-betul teroganisir dengan baik sehingga jelas siapa yang sibuk dengan kegiatan politik dan siapa yang kemudian mengisi masjid-masjid juga kampus-kampus," ucap Gus Kikin, di sela Kuliah Umum dan Halal Bihalal PCNU Sidoarjo di Masjid KH Hasyim Asy’ari Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida), Sabtu (18/5/2024).

Gus Kikin juga menegaskan bahwa NU netral dalam kontestasi Pilkada ini. Sesuai tradisi, NU akan mencari petunjuk melalui istikharah.

Dalam acara itu, Gus Kikin juga menyinggung soal tantangan NU terkini. Di tengah modernisasi, penting menurutnya untuk menjaga keilmuan yang diwarisi oleh leluhur sampai pada Rasulullah SAW,

Baca Juga: Gawat! Gen-Z NU Minim Paham Aswaja, PWNU Jatim Usul Badan Khusus

"Tantangan NU ke depan, nomor 1 adalah keilmuan dimana kita akan tetap menjaga keilmuan ini sebagaimana kita menerima dan mewarisi keilmuan yang kita dapat dari leluhur sampai pada Rasulullah SAW, NU harus kita jaga tapi juga perlu modernisasi jadi kita tidak ketinggalan, kita modern namun pondasi kita jaga," terangnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidoarjo, KH Zainal Abidin dalam acara tersebut juga turut berbicara mengenai perkembangan NU di Sidoarjo. Saat ini mereka memiliki sejumlah program unggulan. Selain di bidang pendidikan pihaknya juga tengah mencanangkan program masjid membangun masjid.

"PCNU Sidoarjo memiliki program unggulan seperti masjid membangun masjid, dimana mengumpulkan dana dari masjid-masjid se-Kabupaten Sidoarjo kemudian digunakan untuk membangun masjid baru. Saat ini fokus pada pembangunan Masjid KH Hasyim Asy’ari yang pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) awal menghabiskan dana sebesar 45 Milyar yang sekarang sudah mencapai 60 persen," terangnya.

Baca Juga: Mengulik Isi Pertemuan PKS Jatim saat Sowan PWNU

Selain itu juga program madrasah membangun madrasah, hal ini karena di Sidoarjo memiliki penduduk yang sangat beragam dengan banyak perumahan, sehingga PCNU ingin ada masjid dan madrasah NU di area-area perumahan tersebut.

"Jadi tidak akan ada kelompok lain yang akan membangun masjid dan sekolah di area tersebut. Program membangun madrasah dan masjid memang membutuhkan waktu yang lama. Akan tetapi tidak mengapa karena akan bermanfaat di masa depan," jelasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.