Selasa, 16 Jun 2026 23:03 WIB

PSI Pesimis Duet Eri-Armuji Jilid 2 Berlanjut di Pilwali Surabaya 2024

Pasangan Eri Cahyadi dan Armuji. (dok. jatimnow.com)
Pasangan Eri Cahyadi dan Armuji. (dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - PSI mulai meragukan duet Eri Cahyadi-Armuji di Pilwali Surabaya 2024. Plt Ketua DPD PSI Surabaya Shobikin mengatakan, konstalasi politik di Kota Pahlawan masih sangat dinamis.

Ia pesimis, duet antara Eri dan Armuji jilid 2 akan berlanjut hingga pemilihan. Menurut Shobikin, komunikasinya dengan Eri hingga saat ini sangat baik. Ia mengaku, visi dan misi PSI dengan Eri cukup sejalan. 

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

PSI pun menghendaki jika sosok pendamping Eri dari kalangan anak muda, untuk mengimbangi percepatan pembangunan yang dilakukan Eri. 

"Sesuai dengan partai kita ingin anak muda yang progresif. Wali kota idaman PSI itu jelas dari kalangan anak muda, progresif dan berjiwa enterprenuer," kata Shobikin, Selasa (14/5/2024).

Baca Juga: Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

Ia juga menilai, banyak partai politik di Surabaya yang masih setengah hati memberi rekom ke Wakil Wali Kota Surabaya saat ini, Armuji. Menurutnya, dinamika perpolitikan di Surabaya masih belum bisa dipetakan secara pasti.

"Saya kira juga tidak ada yang bisa menjamin kalau ternyata nanti Mas Eri dengan wakilnya kemudian masih jadi satu paket. Jadi masih sangat dinamis," tambahnya. 

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Shobikin menambahkan, sejak dibukanya pendaftaran pada hari Senin kemarin, sudah ada yang membuka komunikasi mengenai keinginan untuk mendaftar. Hanya saja, masih belum ada yang memberikan jadwal pasti kapan akan mendaftar atau melakukan pengambilan formulir. 

"Nanti kalau sudah ada yang daftar pasti kita publish. Sementara belum secara konkret mendaftar. Mungkin besok atau lusa," tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.