Kamis, 18 Jun 2026 21:20 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan 18 LED Videotron di Acara Pengajian Gus Iqdam

Gus Iqdam bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Diskominfo Jatim/jatimnow.com)
Gus Iqdam bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Diskominfo Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 30.000 jemaah diprediksi akan hadir dalam pengajian akbar bersama pendakwah kondang asal Blitar KH Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam di Balai Kota Surabaya pada Jumat (10/5/2024). 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya Fikser mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 18 LED videotron yang akan dipasang di area dalam Taman Surya hingga beberapa jalan di kawasan sekitar.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

“Diperkirakan ada 30.000 jemaah akan hadir untuk itu ada total 18 LED yang disiapkan. 9 LED disiapkan di dalam area Taman Surya dan 9 LED lainnya berada di luar atau jalan sekitaran Taman Surya," ujar Fikser pada Kamis (9/5/2024). 

Rangkaian pengajian akbar bersama da'i muda yang dikenal dengan jargon Dekengan Pusat ini dimulai pada pukul 19.00 WIB. Sebelum Gus Iqdam menyampaikan tausiyah agama, kegiatan akan diisi penampilan hadrah Pusat Sabilu Taubah. 

Baca Juga: BBM Gratis untuk 150 Ojol Warnai HUT Surabaya ke-733

"Gus Iqdam dijadwalkan mulai menyampaikan tausiyahnya sekitar pukul 21.20 WIB," katanya.

Untuk itu, Fikser meminta masyarakat atau jemaah yang hadir di pengajian akbar Gus Iqdam agar dapat saling menjaga ketertiban. Termasuk tidak membawa bendera yang berpotensi dapat mengganggu kekhusyukan jemaah lainnya.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

"Kemudian bagi jemaah yang membawa makanan atau minuman, sisa-sisa makanan itu bisa langsung dibuang ke tong sampah. Kami siapkan beberapa tong sampah di sejumlah titik lokasi acara," pesannya. 

"Sementara bagi para orang tua yang membawa anak kecil, kami juga minta tolong untuk dilakukan pengawasan. Sehingga tidak sampai anak-anak itu terlepas dari pengawasan orang tua," pungkasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.