Rabu, 17 Jun 2026 09:48 WIB

Mas Dhito Bersama Sekretaris DPC PDIP Silaturahmi ke PKB, Bahas Pilbup Kediri?

  • Penulis :
  • | Jumat, 03 Mei 2024 13:45 WIB
Mas Dhito berbicara dengan Ketua DPC PKB Sentot Djamaludin. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Mas Dhito berbicara dengan Ketua DPC PKB Sentot Djamaludin. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersilaturahmi ke Kantor DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kediri, Kamis (2/5/2024) malam.

Mas Dhito ditemani Sekretaris DPC PDI Perjuangan Dodi Purwanto. Selain bertemu Ketua DPC PKB Sentot Djamaludin dan pengurus partai lain, Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa juga hadir dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Mas Dhito tak menjelaskan secara gamblang, maksud kedatangannya malam itu. Menurutnya, ini hanya silaturahmi biasa, mengingat PKB adalah rumah bagi Mbak Dewi, yang selama ini menjadi wakilnya dalam memimpin Kabupaten Kediri.

"Kedatangan di PKB ini tidak ada maksud apa-apa karena apapun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mengusung dan mendukung saya bersama Mbak Wabup (Dewi Maria Ulfa). Dan tentunya juga ini rumahnya Mbak Wabup dan juga rumah saya kalau diperkenankan pak ketua dan kiai Farouq. Silaturahmi lah prinsipnya," kata Mas Dhito, saat akan meninggalkan kantor PKB, Kamis (2/5/2024) malam.

Namun, Mas Dhito tak menampik ada obrolan malam itu terkait Pemilihan Bupati (Pilbup) Kediri 2024. Sejauh ini mereka memang terus berkomunikasi untuk kembali berkoalisi dalam pemilihan kepala daerah, November mendatang.

"Komunikasi kan kata kunci dalam politik, segala sesuatunya dikomunikasikan saja, dibicarakan, bagaimananya tergantung beliau-beliaunya (pimpinan PKB) nanti," tambahnya.

Mas Dhito pun menegaskan kembali maju dalam Pilbup Kediri 2024 ini. Ia mengaku sudah mendapatkan surat tugas dari partainya PDI Perjuangan.

"Insya Allah (maju), mohon doanya. Yang pasti (dari) PDI Perjuangan, sebagai kader PDI Perjuangan, saya ditugaskan suratnya bukan surat rekomendasi tapi surat penugasan partai," tegas Mas Dhito.

Terkait wakilnya, Mas Dhito tak menjawab. Dia meminta publik menilai soal keserasiannya dengan Mbak Wabup.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

"Kira-kira saya sama sebelah saya ini (Mbak Dewi) masih pantes apa tidak di periode berikutnya, kan gitu aja, silakan teman-teman wartawan yang menilai," kelakar Mas Dhito.

Sebelumnya, PDIP membebaskan Mas Dhito untuk memilih wakil di Pilbup Kediri ini. Syaratnya, mampu bekerjasama dengan baik memajukan Bumi Panjalu.

Sementara itu Ketua DPC PKB Kabupaten Kediri Sentot Djamaludin memastikan sampai hari ini tidak ada calon bupati dan calon Wakil Bupati Kediri yang mendaftarkan lewat partainya. Baru Mas Dhito bersama PDIP yang data untuk bersilaturahmi.

"Ya, kita sedang menjalankan komunikasi seperti yang diutarkan Mas Bupati tadi, ke depan kita komunikasikan dengan DPP dan kita rapatkan, kita tindaklanjuti. Sampai saat ini belum, hanya Mas Bup yang sudah silaturahmi," ujar Sentot.

Baca Juga: Rakor Forkopimda di Jogja, Mas Dhito Tegaskan Komitmen Jaga Kondusifitas Kediri

Sebagai partai pengusung, Sentot melihat Mas Dhito sudah menunjukkan kinerja yang bagus bersama Mbak Dewi. Hubungan mereka dengan legislatif juga cukup baik.

"Mas Dhito baik, selama ini hubungan saya dengan Mas Dhito sebagai pimpinan DPR baik-baik saja, komunikasi intens, intinya (bagaimana) kita membangun Kediri ke depan harus lebih baik," jelasnya.

Tentu, untuk bisa mengusung Mas Dhito dan kadernya Mbak Dewi, PKB dan PDIP harus memiliki satu kursi lagi. Sentot pun mengakui saat ini terus berkomunikasi dengan partai lain. Termasuk partai-partai pengusung di periode pertama lalu.

"PKB hanya 9 ya, kurang, koalisinya kan kalau Mas Bup 13, kita masih kurang 1, mungkin kita akan komunikasi dengan partai lain untuk mengusung bupati dan wakil bupati," tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.