Kamis, 18 Jun 2026 04:58 WIB

Analisis Penurunan Harga Bitcoin: Potensi Pembelian di Tengah Volatilitas Pasar

  • Penulis :
  • | Kamis, 02 Mei 2024 14:19 WIB
Ilustrasi. (dok jatimnow.com)
Ilustrasi. (dok jatimnow.com)

jatimnow.com - Harga Bitcoin jatuh setelah rekor tertinggi dan peristiwa “halving”. Nilai BTC telah turun 17�lam sebulan terakhir dan 10�lam seminggu terakhir. Volatilitas pasar Bitcoin terus berlanjut, meskipun terjadi halving baru-baru ini.

Kapitalisasi pasar kripto global anjlok menjadi sekitar US$2,2 miliar, sementara harga Bitcoin anjlok di bawah US$57.000 untuk pertama kalinya sejak akhir Februari. Altcoin populer, termasuk Solana (SOL), Dogecoin (DOGE), dan Shiba Inu (SHIB), memiliki kinerja yang lebih buruk lagi, mengalami penurunan dua digit dalam skala harian.

Baca Juga: Negara Kini Bisa Sita Kripto untuk Bayar Utang, Apa Dampaknya?

Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan penurunan harga Bitcoin disebabkan banyak investor memasuki mode risk-off menjelang keputusan suku bunga The Fed. Aksi jual pasar kripto pun terpantau masih terus berlanjut, meski The Fed mempertahankan suku bunga pada kisaran target 5,25-5,50%.

"Meskipun sejalan dengan ekspektasi pasar, keputusan The Fed tersebut seharusnya mendorong permintaan pembeli terhadap BTC dan pasar kripto yang lebih luas. Pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell juga ramah terhadap pasar kripto, walaupun tidak menanggapi ekspektasi penurunan suku bunga. Komentar tersebut tidak hawkish seperti yang dikhawatirkan pasar. The Fed akan mempertahankan suku bunga stabil pada bulan Mei dan Juni, dengan kemungkinan penurunan pertama pada akhir tahun ini," kata Fyqieh.

Melemahnya Bitcoin juga disebabkan oleh arus keluar ETF Bitcoin yang terus berlanjut. Sentimen penghindaran risiko investor terlihat jelas di dana ETF BTC, di mana investor telah menarik modalnya selama berhari-hari.

Pada tanggal 1 Mei, ETF ini memiliki total aliran kumulatif sebesar US$11,942 miliar, turun sekitar 10�ri puncak lokalnya sebesar US$12,925 miliar pada minggu lalu.

Analisis Harga Bitcoin dan Peluang Pembelian

Baca Juga: Siap-Siap! OJK Bakal Sanksi Influencer Kripto Nakal

Harga Bitcoin anjlok atau diperdagangkan sideways setelah halving, sehingga memicu opini bahwa aktivitas harga BTC bisa menurun seiring dengan berlanjutnya arus keluar ETF. Menurut Fyqieh, pasar Bitcoin kemungkinan akan mengalami jeda dari harga yang lebih tinggi untuk beberapa waktu setelah halving.

Dari sisi analisis teknikal, BTC saat ini berada dalam posisi yang nyaman di bawah EMA 50 hari, sementara tetap di atas EMA 200 hari, memberikan sinyal bearish dalam jangka pendek namun bullish dalam jangka panjang.

Pergerakan harga Bitcoin akan dipengaruhi oleh potensi penembusan dari level resistensi sebesar US$60.365, yang dapat mendorong pembeli menuju EMA 50 hari dan level resistensi US$64.000. Namun, tekanan jual mungkin meningkat di level resistensi US$64.000, karena EMA 50 hari bertemu dengan level resistance.

Baca Juga: Tokocrypto Masuk 25 Bursa Kripto Terbesar Dunia di Usia 7 Tahun

"Para investor perlu dipertimbangkan data pasar tenaga kerja AS dan data aliran ETF BTC-spot dari Hong Kong dan AS. Sebaliknya, jika BTC turun di bawah level US$55.000, investor dapat memperkuat posisi mereka di level dukungan US$52.884. Dengan RSI 14 Harian saat ini berada pada 31,71, Bitcoin mungkin mengalami penurunan menuju level US$55.000 sebelum
memasuki wilayah oversold," analisis Fyqieh.

Meskipun pasar kripto telah mengalami koreksi yang signifikan dalam beberapa minggu terakhir, beberapa investor tetap teguh, melihat kondisi saat ini sebagai peluang untuk memasuki ekosistem kripto dengan harga yang lebih terjangkau.

Sentimen secara keseluruhan dalam pasar kripto telah berubah menjadi netral untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir, setelah berada dalam wilayah "Greed". Ini bisa menjadi indikasi bahwa pasar mulai stabil karena tingkat keserakahan pelaku pasar telah menurun.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.