Sabtu, 20 Jun 2026 12:47 WIB

Digaji Senilai UMK, Buruh di Trenggalek Sambat Kurang untuk Biaya Hidup

Kegiatan Hari Buruh Internasional di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kegiatan Hari Buruh Internasional di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan buruh mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional di Pasar Pon Kabupaten Trenggalek. Sayangnya, beberapa buruh menganggap peringatan tersebut kurang berkesan. Mereka juga sambat gaji senilai UMK masih kurang.

Kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional ini dikemas dalam bentuk senam, pengecekan kesahatan, donor darah dan sarahsehan. Kegiatan tersebut dianggap kurang berkesan bagi buruh.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Salah seorang buruh, Sukaji mengatakan peringatan hari buruh ini merupakan agenda Pemkab Trenggalek. Meskipun banyak kegiatan namun hal tersebut dinilai kurang mengena bagi kaum buruh.

"Kalau peringatan hari ini, kurang mengena bagi buruh. Seharusnya dalam momen Hari Buruh Internasional, pemerintah atau perusahaan bisa memperhatikan nasib buruh," ujarnya, Rabu (1/5/2024).

Pria yang sudah puluhan tahun menjadi buruh itu menjelaskan, selama ini buruh hanya mendapatkan gaji sesuai dengan UMK Trenggalek yakni Rp2.270.573. Nominal tersebut belum mencukupi kebutuhan hidup para buruh.

"Kalau kami sudah dibayar sesuai UMK. Tapi belum bisa mencukupi kebutuhan buruh tiap harinya," jelasnya.

Di sisi lain, para buruh juga meminta agar pemerintah dapat membuat pelatihan peningkatan skill seusai bidang buruh. Pasalnya, selama ini buruh tidak pernah mendapatkan pelatihan dari pemerintah.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Selama ini kami tidak pernah mendapatkan pelatihan dari pemerintah. Kami berharap pemerintah bisa memberikan pelatihan sesuai bidang pekerjaan kami," imbuhnya.

Sukaji juga mengungkapkan, selama 6 bulan buruh pabrik rokok mendapatkan BLT DBHCHT dari pemerintah. Dengan pencairan dilakukan setiap 2 bulan sekali dengan nominal Rp 300 ribu.

"Selain BLT DBHCHT kami tidak mendapatkan tunjangan lain. Maka dari itu, kami berharap BLT DBHCHT bisa diberikan selama 1 tahun agar membantu kesejahteraan buruh," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Edy Soepriyanto mengatakan, Pemkab Trenggalek telah menekankan kepada seluruh perusahaan agar menjamin kesehatan dan sosial buruh dengan mendaftarkannya ke peserta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Kalaupun belum bisa memberikan upah yang besar, setidaknya perusahaan harus memberikan jaminan kesehatan dan sosial kepada buruh," tuturnya.

Edy mengakui, bedasarkan data memang belum semua buruh di Kabupaten Trenggalek tercover BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Namun, mayoritas buruh sudah didaftarkan sebagai peserta penerima jaminan oleh perusahaan.

"Sesuai data memang belum semua, tapi mayoritas buruh sudah mendapatkan jaminan kesehatan dan sosial," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.