Rabu, 22 Jul 2026 19:54 WIB

Dihantam Ombak, Perahu Pembawa Larung Sesaji di Blitar Nyaris Terbalik

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 13 Sep 2018 18:15 WIB
Perahu pembawa gunungan berisi sedekah bumi nyaris terbalik dihantam gelombang laut selatan, Kamis (13/9/2018).
Perahu pembawa gunungan berisi sedekah bumi nyaris terbalik dihantam gelombang laut selatan, Kamis (13/9/2018).

jatimnow.com - Sebuah Perahu pembawa gunungan berisi sedekah bumi nyaris terbalik dihantam gelombang laut selatan. Inisiden ini terjadi saat acara Ritual Larung Sesaji tahun baru Islam di Pantai Desa Serang, Kecamatan Panggung Rejo, Kabupaten Blitar, Kamis (13/09/2018).

Akhirnya, insiden ini menjadi tontonan warga. Tak sedikit warga yang kemudian mengabadikan moment-moment ini. Warga juga spontan berteriak saat perahu dihembas ombak.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Bung Karno, Kapolri Listyo Sigit Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa

"Baru sekali ini ombaknya besar. Tahun sebelumnya tidak sebesar ini. Semoga tidak terjadi apa-apa," kata Yudi Arwanto, salah satu pengunjung di lokasi.

Dalam Larung Sesaji itu, ada tiga gunungan yang dibawa oleh tiga perahu nelayan. Hempasan ombak pantai selatan itu menghantam perahu pertama. Akibatnya, perahu kembali menepi.

Setelah dilakukan observasi, dan pengamatan gelombang, perahu pertama berhasil melewati ombak besar. Kejadian pada perahu pertama rupanya membuat nelayan di perahu kedua mengatur strategi sembari mencari celah menjauhi bibir pantai.

Sedangkan perahu yang ketiga, ombak juga menghantam perahu meskipun akhirnya berhasil dilewati.

Tiga gunungan sebagai simbol ucap syukur itu kemudian ditenggelamkan di titik yang telah ditentukan. Warga pun ikut tepuk tangan ketika para nelayan berhasil membawa sesaji untuk ditenggelamkan.

"Sekarang ombaknya memang besar. Tadi nelayan juga mikir dulu, ombak pertama, ombak kedua lalu ombak ketiga masuk. Jadi, bukan pertanda apa-apa. Ya cuma teknis saja," kata Bupati Blitar Rijanto.

Baca Juga: Melihat Tradisi Larung Sesaji Gunung Kelud, Sajikan Hasil Bumi di Kawah

Sementara itu, sesepuh Desa Serang, Raban Yuwono, juga memastikan bahwa insiden itu hanya faktor alam. Sebab, beberapa hari terakhir ini, ombak di pantai selatan memang cukup tinggi.

"Sebenarnya itu hanya masalah jokinya saja. Dalam Spiritual tidak ada apa-apa. Jokinya terlambat menggenjot perahu sehingga terhempas," kata Raban.

Menurut Raban, secara spiritual Larung sesaji saat itu sudah dinyatakan pepak atau selesai ketika Gunungan mulai dinaikkan ke perahu.

"Ada tiga gunung dengan isi sedekah bumi yang berbeda. Namun semuanya berjalan lancar. Ya tadi, karena alam sama jokinya," imbuhnya.

Baca Juga: Jenazah Santriwati Asal Kediri yang Terseret Ombak di Blitar Ditemukan

Usai dilarungkan, pengunjung kemudian menyebar untuk menikmati suasana di Pantai Serang yang terkenal dengan putihnya pasir.

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.