Jumat, 12 Jun 2026 02:29 WIB

Harga Bumbu Dapur di Lamongan Naik Megilan Pasca-Lebaran

Komoditi bumbu dapur yang dijual di Pasar Tradisional Sidoharjo, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Komoditi bumbu dapur yang dijual di Pasar Tradisional Sidoharjo, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Harga sejumlah bumbu dapur di Lamongan mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan. Kenaikan harga tembus hingga 100 persen dari harga normal.

Komuditas yang melonjak itu diantanya, bawang merah yang menyentuh harga Rp55 ribu sampai Rp60 ribu dari harga normal Rp25 sampai Rp30 ribu per kilogram.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Kemudian bawang putih merangkak di harga Rp40 ribu per kilogram. Kondisi ini juga diikuti komoditas cabai yang berada di harga Rp35 ribu dari harga awal Rp30 ribu per kilogram.

Menurut data yang dihimpun Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, kenaikan harga bumbu dapur ini terjadi pada 3 pasar tradisional di Lamongan yakni Pasar Sidoharjo, Pasar Babat dan Pasar Blimbing.

Salah satu pedagang di Pasar Sidoharjo Lamongan, Sutri mengaku terdampak dengan kenaikan harga ini. Menurutnya kenaikan harga dipicu faktor cuaca dan pasokan stok yang berkurang.

"Kenaikan terjadi setelah Lebaran lalu, berdampak pada daya beli masyarakat yang menurun," kata Sutri, Rabu (24/4/2024).

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Kondisi ini turut dikeluhkan oleh pembeli, karena bumbu dapur sangat dibutuhkan oleh kalangan ibu rumah tangga dan pedagang makanan.

"Semoga kenaikan harga tidak berlarut-larut, kemarin beras minyak sekarang bumbu dapur," ujarnya.

Sementara itu, Kadisperindag Lamongan Anang Taufik membenarkan kenaikan harga. Meski begitu, Anang meminta agar warga tak panik dalam menyikapi hal ini.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

"Dibandingkan pekan kemarin sekarang sudah mulai ada penurunan diberbagai bahan pangan. Tetapi dua hari ini ada kenaikan di harga cabe merah besar dari harga Rp35 ribu naik menjadi sekitar Rp40 ribu,” ujarnya.

Meski demikian, kata Anang, stok bahan pokok dipastikan aman dan tercukupi selama satu hingga dua bulan ke depan.

“Masyarakat tidak perlu panik, khawatir, karena stok bahan pangan kita masih aman,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.