Sabtu, 20 Jun 2026 20:17 WIB

Balihonya Mulai Bertebaran di Ponorogo, Kang Giri: Manut Dawuh Kiai

Salah satu baliho Sugiri Sancoko di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Salah satu baliho Sugiri Sancoko di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Baliho dengan gambar Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko mulai muncul di berbagai lokasi di Ponorogo.

Baliho-baliho tersebut menyampaikan ucapan selamat Ramadan dan Idul Fitri, serta dukungan untuk Kang Giri dengan berbagai pesan yang berbeda.

Baca Juga: Melacak Keberadaan Bupati Ponorogo Usai OTT KPK

Salah satunya menampilkan Kang Giri mengenakan baju koko putih. Sementara yang lain menampilkan dia mengenakan baju warok atau rompi merah, dengan tulisan yang mengajak untuk meneruskan kebaikan dan menegaskan kesetiaan terhadap Kang Giri.

Menanggapi fenomena itu, Kang Giri memilih untuk tidak banyak berkomentar tentang isu politik selama musim Lebaran ini.

“Aku ora eroh, wes urung wayahe omong. Sudahlah ojo ngomongke politik wae, aku tak Lebaran disek. (Saya tidak tahu, belum waktunya berbicara. Sudahlah, jangan berbicara politik. Saya mau Lebaran dulu),” ungkapnya, Selasa (23/4/2024).

Ketika ditanya tentang siapa yang memasang baliho tersebut, Kang Giri menyatakan bahwa ia tidak mengetahuinya dengan pasti, meskipun ada klaim bahwa itu dilakukan oleh relawan.

Baca Juga: Usai OTT Bupati Ponorogo, Mobil Sekda dan Dirut RSUD Tiba di Polres

"Apakah relawan saya juga tidak tahu. Katanya relawan. Tetapi mereka belum pamit ke aku,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa ia belum memberikan persetujuan atau dukungan secara resmi terkait kampanye tersebut.

Terkait kemungkinan kembali menjadi Bupati Ponorogi, Kang Giri menyatakan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya tergantung pada permintaan masyarakat dan saran dari para kiai.

Baca Juga: Bupati Ponorogo Ditangkap KPK?

Ia menggarisbawahi pentingnya dukungan dari kedua kelompok besar agama Islam di Indonesia, yaitu Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

“Tergantung dawuh (kata) kiai,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lisdayrita tidak disebutkan dalam baliho-baliho tersebut, menimbulkan pertanyaan tentang dinamika politik di wilayah tersebut. Namun demikian, belum ada pernyataan resmi dari pihaknya terkait hal ini.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.