Selasa, 23 Jun 2026 03:51 WIB

Ditinjau Tim Penilai Adipura, Pemkot Blitar Larang PKL Berjualan

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 14 Mar 2018 15:04 WIB
Alun-alun Kota Blitar yang terlihat bersih dan rapi.
Alun-alun Kota Blitar yang terlihat bersih dan rapi.

jatimnow.com - Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasanya mangkal di seputaran alun alun Kota Blitar dan di depan Monumen PETA mendadak menghilang. 2 lokasi yang biasanya dipenuhi oleh para PKL tersebut terlihat steril dan bersih.

Penyebabnya adalah adanya tim penilai Adipura dari pemerintah pusat ke kota Blitar. Pemkot Blitar menginstruksikan kepada PKL untuk tidak berjualan selama tiga hari mendatang. hal ini disampaikan oleh Kepala Satpol PP Kota Blitar Hariyanto.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Bung Karno, Kapolri Listyo Sigit Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa

Kepada jatimnow.com, Hariyanto mengatakan bahwa tim penilai akan berkeliling ke kota Blitar hari ini, Rabu (14/3/2018).

"Datangnya kemaren. Penilaiannya mulai hari ini sampai 3 hari kedepannya. Ngga tau jadi tiga hari atau tidak yang jelas para PKL kita minta untuk minggir dululah istilahnya," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Blitar Hariyanto Rabu (14/03/2018).

Para pedagang Kaki Lima diminta untuk tidak berjualan hingga Sabtu (17/03/2018) mendatang. Sterilisasi PKL itu dilakukan hingga proses penilaian piala Adipura sebagai kota terbersih selesai dilakukan.

Baca Juga: Jenazah Santriwati Asal Kediri yang Terseret Ombak di Blitar Ditemukan

Tak hanya itu, PKL yang ada di tempat lain juga ditertibkan. Terlebih bagi pedagang yang tidak mengikuti aturan yang ada.

"Pedagang kaki lima itu harusnya pake sistem bongkar pasang. Jadi yang tempatnya menetap atau dipermanenkan langsung kita tertibkan," ungkap Hariyanto.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Hariyanto menambahkan, Pemerintah Kota Blitar kembali mengijinkan para pedagang kembali berjualan setelah penilaian Adipura selesai dilakukan.

"Para pedagang kebanyakan sadar kok, jadi kita ndak kesulitan minta mereka untuk ndak berjualan lagi," imbuhnya.

Reporter: CF Glorian
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.