Selasa, 16 Jun 2026 03:25 WIB

4 Rumah hingga Sekolah di Trenggalek Rusak Diterjang Banjir

Kondisi banjir dan longsor di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kondisi banjir dan longsor di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kecamatan Munjungan menjadi salah satu wilayah terdampak banjir terparah di Kabupaten Trenggalek. Terdapat 4 rumah dan 1 masjid yang mengalami kerusakan akibat banjir ini.

Bangunan rumah dan masjid tersebut ambruk terbawa derasnya arus sungai. Selain itu sebuah sekolah juga mengalami kerusakan. Proses belajar mengajar di sekolah tersebut terpaksa terhenti karena banyak fasilitas yang rusak.

Baca Juga: Pohon Tumbang Tutup Jalur Trenggalek-Ponorogo, Listrik Sempat Padam 1,5 Jam

Bendahara MA Nurul Ulum Munjungan, Mansur Arif mengatakan, banjir menerjang sekolah mulai pukul 01.00 WIB dan puncaknya terjadi pada pukul 01.30 WIB. Limpahan banjir berskala besar dari sungai meluber ke area sekolah. Akibatnya sejumlah ruangan seperti laboratorium dan ruang komputer terendam banjir.

“Karena debitnya sangat besar sehingga tembok pagar di sisi timur jebol dan air masuk ke sekolah," ujarnya, Jumat (19/4/2024).

Kejadian ini menyebabkan aktvitas belajar di sekolah tersebut lumpuh. Pihak sekolah memutuskan meliburkan seluruh kegiatan. Mereka fokus untuk melakukan pembersihan material banjir, yang masuk ke area sekolah. Beberapa fasilitas seperti kursi dan buku juga rusak karena diterjang banjir.

“Kegiatan belajar mengajar akan kembali aktif hari Senin depan," ungkapnya.

Baca Juga: Dampak Gempa Pacitan, 9 Bangunan di Trenggalek Dilaporkan Alami Kerusakan

Sementara itu, Miran, salah satu pemilik rumah yang ambruk mengatakan air sungai Bungur meluap sekitar pukul 21.30 WIB. Sebelumnya hujan deras terjadi sejak sore hari. Rumah Miran sendiri berada di tepi sungai tersebut. Derasnya air sungai menggerus pondasi rumah Miran. Keluarganya sudah keluar rumah untuk mengungsi.

“Rumah langsung ambruk dan materialnya terbawa derasnya arus sungai," tuturnya.

Pihak BPBD masih terus memantau kondisi bencana banjir ini. Kalaksa BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono mengatakan berdasarkan pendataan terdapat 18 desa di 8 Kecamatan yang terdampak bencana banjir dan longsor ini. Sebanyak 541 KK dengan 1.948 jiwa terdampak peristiwa ini. Kondisi banjir di 17 desa terpantau sudah mulai surut.

Baca Juga: Angin Kencang Terjang Trenggalek: 2 Tower Roboh, 1 Pengendara Tewas Tertimpa Dahan

 


"Data ini masih bisa bertambah lagi kita masih terus melakukan pemantauan," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.