Selasa, 16 Jun 2026 13:15 WIB

Kunjungan Wisatawan di Telaga Ngebel Ponorogo Naik 25 Persen

Wisatawan menikmati suana Telaga Ngebel Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Wisatawan menikmati suana Telaga Ngebel Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wisata Telaga Ngebel Ponorogo menorehkan pencapaian gemilang saat liburan Lebaran 2024 dengan kenaikan kunjungan sebesar 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut data yang dirilis oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, kunjungan mencapai 15.620 wisatawan, meningkat dari 12.469 kunjungan pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Untuk Lebaran 2024 ini naik dibanding kebaran 2023. Tentu naik dibanding hari-hari biasa," ungkap Kepala Disbudparpora Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhi, Rabu (17/4/2023).

Dia menyatakan bahwa kenaikan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kemudahan aksesibilitas ke Telaga Ngebel dan adanya berbagai acara menarik seperti pertunjukan musik dan permainan air mancur menari di atas panggung.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Kami juga memastikan bahwa tidak ada kenaikan harga dari penyedia makanan dan minuman di sekitar Telaga Ngebel," kata Judha.

Dia menegaskan bahwa harga-harga telah ditetapkan dan transparan bagi pengunjung.

Baca Juga: Ikut Halalbihalal, Tiga Sivitas ITS Surabaya Dapat Hadiah Umroh

Sementara itu, Judha berkomitmen untuk terus meningkatkan daya tarik wisata di Telaga Ngebel dengan merencanakan sejumlah proyek, termasuk pengenalan wahana baru seperti balon udara, jembatan kaca, dan kereta gantung yang akan menghubungkan area Telaga Ngebel dengan Mloko Sewu.

"Proyek-proyek ini diharapkan dapat meningkatkan lagi kunjungan wisatawan ke Telaga Ngebel, memperkaya pengalaman wisata, dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Ponorogo," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.