Selasa, 16 Jun 2026 08:27 WIB

Uniknya Open School Ala MI Maarif Setono Ponorogo, Wali Murid Turut Hadir

Open School Ala MI Maarif Setono. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Open School Ala MI Maarif Setono. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Suasana berbeda terlihat di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Maarif Setono Ponorogo, Selasa (16/4/2024). Hari ini mereka kembali ke sekolah setelah libur panjang Lebaran.

Namun, siswa-siswa tidak datang sendirian, melainkan bersama orang tua mereka dalam rangka merayakan halal bihalal atau yang disebut Open School.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Tradisi pada hari pertama masuk sekolah, di mana siswa akan masuk seperti biasa namun pulang lebih awal, digantikan dengan kegiatan halal bihalal bersama guru dan seluruh siswa.

Namun di MI Maarif Setono, Wali Murid diwajibkan hadir. Sehingga acara bermaaf-maafan tidak sekedar antara siswa dan guru saja.

Kegiatan halal bihalal ini dilakukan bersama wali murid, bergantian dari siswa kelas 1 hingga kelas 6 MI Maarif Setono. Mereka berkumpul untuk berdoa bersama, berbincang sebentar sambil menyantap jajanan, dan saling memaafkan.

Sebagai momen yang berkesan di hari raya, Kepala MI Maarif Setono, Muhammad Mansyur, menyatakan pentingnya menjalin silaturahmi antara guru, siswa, dan wali murid, serta saling memaafkan

“Ini kegiatan kami rutin dan setiap tahun. Berhenti waktu covid kemarin,” ungkap M Mansyur.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Dia mengaku open school  ini diatur secara bergantian untuk menjaga suasana kondusif mengingat jumlah siswa yang sangat banyak.

“Kami jadwal agar tidak ricuh. Juga bisa kondusif serta ngobrol lebih fokus,” tegasnya

Open School dilakukan bersama wali murid agar mereka dapat lebih dekat dengan kondisi sekolah dan siswa. 

Baca Juga: Bupati Tulungagung Gelar Halal Bi Halal Dengan ASN, Ini Pesannya

“Dengan begitu, tercipta hubungan yang lebih erat antara sekolah dan keluarga,” paparnya.

Salah satu wali murid, Linda menjelaskan dua kali ini ikut. Sebelumnya beegantian dengan suami maupun keluarga lainnya.

“Senang sih bisa ngbrol sama gurunya. Tahu anaknya bagaimana. Kenal sama wali murid lain,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.