Sabtu, 20 Jun 2026 14:43 WIB

Pj Wali Kota Malang Jamin Stok Bahan Pokok Aman Jelang Lebaran, Jangan Panik!

  • Penulis : Gerhana
  • | Sabtu, 06 Apr 2024 13:23 WIB
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat mengunjungi salah satu kegiatan Gerakan Pangan Murah. (Foto: Prokopim Pemkot Malang/jatimnow.com)
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat mengunjungi salah satu kegiatan Gerakan Pangan Murah. (Foto: Prokopim Pemkot Malang/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jelang Idul Fitri 1445 Hijriah, permintaan masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok semakin meningkat. Hal ini dikhawatirkan akan menimbulkan kenaikan harga di pasar. 

Menanggapi hal itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memastikan ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok di Kota Malang aman sehingga masyarakat tidak perlu panik dengan melakukan pola menimbun atau memperbanyak persediaan.

Baca Juga: Ikut Halalbihalal, Tiga Sivitas ITS Surabaya Dapat Hadiah Umroh

Menurutnya, perilaku itu justru dikhawatirkan akan menimbulkan kelangkaan barang di pasar.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, karena saya pastikan stok barang dalam kondisi aman, jadi saya harap tidak perlu berlebihan, belilah kebutuhan secukupnya, tidak perlu panik," kata Wahyu, Sabtu (6/4/2024). 

Dia menekankan dan menghimbau kepada masyarakat untuk membeli barang sesuai dengan kebutuhan. 

"Jadi untuk masyarakat, saya minta belilah segala kebutuhan itu dengan bijaksana, tidak atas dasar keinginan tetapi atas dasar kebutuhan," tambahnya.

Wahyu tidak menampik, ada sedikit kenaikan harga menjelang Idul Fitri. Meskipun hal itu dinilainya masih dalam batas wajar. 

Baca Juga: Lebaran 2026, Bongkar Muat di Priok Tetap Stabil

Meski begitu, orang nomor satu di Pemkot Malang ini tidak ingin kecolongan, dan telah memerintahkan Dispangtan Kota Malang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) atau semacam kegiatan Pasar Murah di beberapa lokasi selama awal bulan April ini.

"Memang ada tren kenaikan, khususnya menjelang hari raya, ini juga karena tingginya permintaan masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok, semua masih dalam batas wajar tetapi tetap harus ada intervensi dari Pemerintah lewat GPM ini," jelas Wahyu.

Wahyu menambahkan, intervensi ini sekaligus menindaklanjuti arahan dari Mendagri dan Badan Pangan Nasional dalam melakukan upaya menciptakan stabilitas harga dan menjaga daya beli masyarakat. 

Baca Juga: Trafik Data Indosat Naik 20 Persen Saat Mudik Lebaran 2026

"Ini sesuai dengan arahan bapak Mendagri saat rakor zoom Senin lalu dan juga dari Badan Pangan Nasional," ujarnya.

Wahyu berharap, dengan harga yang lebih murah maka kebutuhan masyarakat menjelang hari raya dapat terpenuhi, sehingga bisa berlebaran dengan tenang. 

"Ya harapannya pasti GPM bisa membantu, kemampuan dan daya beli masyarakat bisa normal dan kebutuhan pokok bisa tercukupi," pungkasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.