Senin, 15 Jun 2026 12:23 WIB

Pemkab Lamongan Tekan Angka Kemiskinan Dengan Cara Ini

Kegiatan sapa lembaga sosial oleh Pemkab Lamongan. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Kegiatan sapa lembaga sosial oleh Pemkab Lamongan. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Angka kemiskinan di Lamongan diklaim turun dalam 3 tahun terakhir. Hal itu tak lepas dari peran lembaga sosial di Kota Soto.

Untuk mempertahankan capaian tersebut, Pemkab Lamongan menggelar kegiatan Sapa dan Pembinaan Pilar Sosial se-Lamongan.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Tercatat pada tahun 2023, persentase kemiskinan di Kabupaten Lamongan menempati angka 12,42, lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun 2022, yakni 12,53 dan tahun 2021 berada pada angka 13,86.

"Tugas seluruh lembaga sosial di Kabupaten Lamongan telah berhasil mewujudkan kemandirian sosial, yang dibuktikan dengan turunnya angka kemiskinan. Pada tahun 2023, angka kemiskinan berhasil turun di angka 12,42 dari target 13,17," tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Rabu (2/4/2024).

Selanjutnya, orang nomor satu di Kota Soto ini menyampaikan bahwa tugas pilar sosial tidak hanya menyalurkan bantuan, melainkan juga mentransformasikan nilai keberdayaan dan nilai kemandirian, sehingga masyarakat dapat meningkatkan status sosialnya.

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

Pak Yes juga mengatakan, proses menurunkan persentase kemiskinan tidak mudah walau untuk angka 0,1 saja. Maka dari itu, Pemkab Lamongan tidak hanya memberikan bantuan sosial saja, melainkan juga memberikan pendekatan pelayanan berkualitas dan gratis kepada masyarakat.

Seperti di bidang pendidikan, ada program beasiswa terintegrasi dan gratis (Perintis), dimana dengan program ini diharapkan seluruh anak di Kabupaten Lamongan mampu mengenyam pendidikan.

Adapun program di bidang kesehatan, yakni Lamongan Sehat dengan Kunjungan Rumah (Laserku). Adanya program ini bertujuan untuk memberikan dan mendekatkan pelayanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat yang kurang mampu. Hingga saat ini, Laserku sudah menaungi 3 ribu kepala keluarga (KK).

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

Adapun lembaga sosial yang hadir meliputi, pendamping program keluarga harapan (PKH), Karang Taruna, tenaga kesejahteraan sosial tingkat kecamatan (TKSK), lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA), Tagana, yakin semua sejahtera (YSS) dan difabel.

"Pemkab Lamongan akan terus mendampingi masyarakat untuk menuju kemandirian sosial. Tidak hanya melalui bantuan sosial melainkan juga melalui program prioritas," kata Pak Yes.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.