Senin, 15 Jun 2026 06:07 WIB

Mengenal Teknologi Lasik hingga Tanam Lensa di NEC Surabaya

tiktokers Vabella Widitiar (kiri) saat melakukan pemeriksaan mata dengan Dokter spesialis mata NEC Surabaya dr. M. Nurdin Zuhri, SpM (kanan) (foto: NEC Surabaya for jatimnow.com)
tiktokers Vabella Widitiar (kiri) saat melakukan pemeriksaan mata dengan Dokter spesialis mata NEC Surabaya dr. M. Nurdin Zuhri, SpM (kanan) (foto: NEC Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - National Eye Center (NEC) Surabaya menawarkan solusi bagi penderita mata minus, yakni teknologi lasik dan tanam lensa.

Dokter spesialis mata NEC Surabaya dr. M. Nurdin Zuhri, SpM mengatakan, solusi terbebas dari kacamata semakin beragam, dan memiliki bermacama-macam metode.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kini teknologi semakin canggih, dan banyak opsi untuk terbebas dari kacamata, di antaranya teknologi zeiss smile femto lasik, hingga tanam lensa seperti Phakic IOL, dan RLE (Refractive Lens Exchange),” kata dr Murdin, Selasa (2/4/2024).

Namun, kata dr Murdin tidak semua kondisi mata menerima metode Lasik Zeis Smile. Hal itu dapat diketahui dengan tindak Pre Lasik secara menyeluruh.

Caranya, dengan memeriksa silinder dan minus kecil hingga tinggi untuk mengetahui ketebalan kornea pada mata.

"Beberapa penyebab pasien tidak bisa lanjut lasik, di antaranya kondisi Kornea hingga kelainan/penyakit pada mata, metode terbaik bisa ditentukan setelah pemeriksaan Pre Lasik," katanya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Namun, tak perlu khawatir, bagi pasien yang tak bisa Lasik, Zeis Smile, NEC Surabaya juga menyiapkan metode lain dengan Tanam Lensa menggunakan Phakic IOL dan RLE (Refractive Lens Exchange).

Metode ini juga bisa membuat pasien terbebas dari minus, silinder, bahkan plus, sekalipun minus yang diderita tinggi.

"Dokter mata akan membantu menentukan metode tanam lensa terbaik yang sesuai dengan kebutuhan pasien. Biasanya disesuaikan dengan kebutuhan/gaya hidup, hingga usia," katanya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Salah satu pasien yang merasakan manfaatnya terbebas dari mata minus adalah tiktokers Vabella Widitiar. Sempat gagal dengan Lasik Zeiss Smile saat Pres Lasik, membuat Vabella menempuh metode lain.

Sebelumnya, minus pada Vabella mencapai 10,5. Namun setelah melakuka perawatan minus di matanya berangsur turun dan kini bisa bebas dari kacamata.

"Dari kondisi kornea (mata( yang khusus, minus yang tinggi, bahkan bila tidak bisa lanjut Lasik pun masih ada pilihan tanam lensa, mangkannya dari awal udah pilih NEC karena sudah ingin sekali bebas kacamata setelah puluhan tahun pakai kacamata,” kata Vabella.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.