Selasa, 16 Jun 2026 08:41 WIB

Gus Yani Resmikan Masjid KH Robbach Ma'sum, Simbol Kebanggaan Masyarakat Gresik

Masjid KH. Robbach Ma'sum di Komplek Islamic Center, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. (Foto: Diskominfo Pemkab Gresik/jatimnow.com)
Masjid KH. Robbach Ma'sum di Komplek Islamic Center, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. (Foto: Diskominfo Pemkab Gresik/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satu lagi bangunan monumental di Kabupaten Gresik diresmikan Bupati Fandi Akhmad Yani. Bangunan yang diresmikan Gus Yani adalah Masjid KH. Robbach Ma'sum.

Berada dalam kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring Kecamatan Balongpanggang, bangunan masjid ini menjadi salah satu dari tiga bangunan yang berada dalam kompleks Islamic Center.

Baca Juga: Bupati Gresik Minta Penyedia Jasa Jaga Intregitas, Bebas Korupsi dan Gratifikasi

"Hari ini bersama-sama kita saksikan peresmian bangunan prasasti yang tahun lalu mulai kita bangun. Semoga ke depan bisa memberikan manfaat dan bisa dipergunakan masyarakat Balongpanggang dan sekitarnya," ujar Gus Yani, Jumat (29/03/2024) malam.

Gus Yani mengenang, kala itu dirinya bersama jajaran melakukan tinjauan terhadap struktur bangunan yang tidak tuntas di Desa Kedungpring. Hasil konsultasi dengan aparat penegak hukum, didapatkan kesimpulan bahwa struktur bangunan tersebut bisa dilanjutkan pembangunannya.

"Kami kemudian mengubah rancangannya untuk menjadi sebuah simbol atau identitas bangunan ikonik yang bisa menjadi kebanggaan masyarakat. Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik bersama-sama dengan DPRD terus berusaha mewujudkan pemerataan pembangunan di berbagai wilayah di Kabupaten Gresik," terangnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat peresmian Masjid KH. Robbach Ma'sum di Komplek Islamic Center, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. (Foto: Diskominfo Pemkab Gresik)Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat peresmian Masjid KH. Robbach Ma'sum di Komplek Islamic Center, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. (Foto: Diskominfo Pemkab Gresik)

"Berikutnya, pada tahun ini InshaAllah kita lanjutkan pembangunan kompleks Islamic Center dengan pembangunan museum digital dan perpustakaan berupa Gresik Universal Sains (GUS). Lalu akan dibangun juga aula dan pujasera yang akan mengakomodir pelaku UMKM," sambungnya.

Baca Juga: Pemkab Gresik Gandeng Komdigi Gelar Government Transformation Academy 2026

Penyematan nama KH. Robbach Ma'sum pada masjid yang berada di kompleks Islamic Center ini tentunya bukan tanpa makna. Bupati Yani mengungkapkan, penamaan nama tersebut merupakan bentuk dedikasi dan penghormatan kepada Mantan Bupati Gresik periode 2000-2010 tersebut.

"Beliau adalah tokoh masyarakat, ulama, kiai sekaligus pernah menjadi pemimpin kita semua," pungkasnya.

Kegiatan peresmian ini menjadi momen yang sangat istimewa lantaran bertepatan dengan peringatan malam Nuzulul Qur'an tahun 1445 H, sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT Pemkab Gresik yang ke-50 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-537.

Kegiatan ini dihadiri KH. Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah), yang memberikan ceramah agama di hadapan jemaah. Selepas itu Bupati Fandi Akhmad Yani dan Gus Miftah juga turut menorehkan tanda tangan pada prasasti peresmian masjid.

Baca Juga: Bupati Yani Berangkatkan Jemaah Haji Gresik, Bekali Paket Obat dan Vitamin

Sebagai informasi, area Islamic Center yang menjadi lokasi berdirinya Masjid KH. Robbach Ma'sum merupakan lokasi dengan luas lahan 21.673 M² (2,1 HA). Didalamnya direncanakan akan berdiri tiga bangunan utama dengan total luas bangunan 5.700 M².

Adapun bangunan Masjid KH. Robbach Ma'sum terdiri dari tiga lantai dan satu rooftop dengan fungsi masing-masing. Masjid tersebut, memiliki luas bangunan sebesar 1.900 M².

Tampak hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, Forkopimda Kabupaten Gresik, serta tokoh masyarakat dan alim ulama di Kabupaten Gresik.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.