Kamis, 18 Jun 2026 07:19 WIB

Kasus DBD di Kabupaten Probolinggo Kian Tinggi, 12 Orang Meninggal Dunia

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Sabtu, 30 Mar 2024 07:29 WIB
Ilustrasi nyamuk aedes aegypti (dok. jatimnow.com)
Ilustrasi nyamuk aedes aegypti (dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Probolinggo semakin meningkat. Tercatat, selama tiga bulan terakhir sebanyak 993 pasien terjangkit dan 12 di antaranya meninggal dunia.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, Nina Kartika mengatakan, penyebaran kasus DBD terbesar, tersebar di 3 kecamatan, yakni Besuk, Paiton, dan Kraksaan.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Kecamatan Paiton ada 207 kasus, Besuk 178 kasus, Kraksaan 92 kasus, dan disusul daerah lainnya," kata Nina, Jumat (29/3/2024).

Namun, Nina menuturkan, saat ini tren di beberapa wilayah tersebut mulai menurun. Oleh karena itu, perlu keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pencegahan.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Harus ada kesadaran dari masyarakat tentang pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di setiap rumah tanpa terkecuali," ujarnya.

Nina menjelaskan, penyebab tingginya kasus DBD di Kabupaten Probolinggo disebabkan oleh curah hujan yang tinggi di musim pancaroba. Serta kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan melalui langkah PSN.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

"Tidak cukup dengan melakukan pembersihan lingkungan dan fogging. Harus dibarengi dengan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara memberantasan genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk," ucapnya.

"Kami harap masyarakat dapat membuang genangan air yang menjadi perindukan nyamuk, minimal seminggu sekali. Agar tidak menjadi tempat berkembang biak jentik nyamuk," tandasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.