Rabu, 17 Jun 2026 03:06 WIB

Misteri Kematian Saksi Dugaan Perampokan Sadis di Gresik, Diracun?

TKP meninggalnya saksi kasus dugaan perampokan sadis di Gresik. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
TKP meninggalnya saksi kasus dugaan perampokan sadis di Gresik. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kematian saksi dalam kasus dugaan perampokan sadis di Desa Ima'an, Kecamatan Dukun, Gresik masih menjadi misteri. Terbaru, polisi mengungkap korban meninggal karena keracunan.

Sebelumnya, SA (20) ditemukan meninggal di kebun jagung Desa Wotan, Kecamatan Panceng, Greaik pada Selasa (26/3/2024) lalu.  Dia merupakan salah satu saksi dalam kasus dugaan perampokan yang menewaskan ibu muda, Wardatun Toyyibah (29).

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Usai mendalami kasus ini, polisi menemukan racun dalam tubuh SA. Hasil autopsi menyebut, diduga kuat korban meninggal akibat keracunan yang mengakibatkan penurunan pasokan oksigen ke tubuh.

Meski demikian, polisi masih belum bisa memastikan bahan kimian dan jenis racun yang ada di tubuh korban SA.

"Hasil tes laboratorium sementara menunjukan bahwa korban mengalami kekurangan oksigen karena mengalami keracunan. Untuk racun tersebut kami belum tau jenisnya. Kami masih menunggu hasil laboratorium forensik,” ujar Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik, Ipda Komang Andhika Hodayat Prabu, Jumat (29/3/2024). 

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Lebih lanjut Ipda Komang menjelaskan pihaknya masih belum bisa memastikan apakah kematian korban karena pembunuhan atau bunuh diri.

"Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk penyebab adanya racun yang ada di tubuh korban. Pihak kami masih menyelidiki," jelasnya.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Meskipun di TKP juga ditemukan botol bekas pestisida namun dari hasil keterangan pemeriksaan botol tersebut sudah kosong. 

“Kami sudah melakukan tes laboratorium. Untuk sementara memang karena asfiksia atau masalah sistem pernapasan sehingga korban mengalami kekurangan oksigen,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.