Rabu, 17 Jun 2026 06:39 WIB

Grebeg Suro Sukses, Ponorogo Siap Songsong Tahun Wisata 2019

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 11 Sep 2018 21:38 WIB
Bupati Ipong saat penupan Grebeg Suro 2018.
Bupati Ipong saat penupan Grebeg Suro 2018.

jatimnow.com – Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah sukses menggelar Grebeg Suro 2018. Terutama, tiga acara inti yang digelar dipengujung Grebeg Suro.

Tiga acara itu adalah Kirab Pusaka, penutupan Grebeg Suro 2018 yang sekaligus pengumuman pemenang Festival Nasional Reog Ponorogo (FNR) ke XXV, Festival Reog Mini dan larungan sesaji di Telaga Ngebel. Ketiga acara tersebut dilaksanakan pada Senin -Selasa (10-11/9/2018).

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

Kirab Pusaka sendiri merupakan momentum atau napak tilas perpindahan pusat pemerintahan Kabupaten Ponorogo dari kota lama atau sarpon menuju kota baru atau alun-alun Ponorogo.

Acara Kirab Pusaka ini dilanjutkan dengan penutupan Grebeg Suro 2018. Acaranya berupa pengumuman pemenang Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) ke XXV dan Festival Reog Mini (FRM) ke XVI.

Penutupan Grebeg Suro 2018 ini ditandai dengan pesta kembang api. Warga juga terlihat tumplek blek di alun-alun Ponorogo, Senin (10/9/2018) menuju Selasa (11/9/2018) dini hari.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengatakan acara Grebeg Suro dari tahun ke tahun tetap mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat luas, termasuk di tahun 2018 ini. Bahkan, warga tumplek- blek menyambut datangnya 1 suro.

"Luar biasa di tengah malam ini. Masyarakat masih anteng. Masih melihat penutupan Grebeg Suro ini. Ini pesta rakyat dan sudah menjadi tradisi sejak ratusan tahun silam," kata Ipong.

Menurut Ipong, suksesnya acara Grebeg Suro 2018 ini menjadi momentum atau modal utama menuju tahun wisata di tahun 2019 mendatang. Sebab, nanti akan banyak agenda kebudayaan dan kesenian yang akan dilaksanakan di tahun 2019 itu.

“Nanti akan ada 25 desa wisata terbaik dari 260-an lebih desa yang ada di Ponorogo. Jadi, dengan suksesnya Grebeg Suro ini berarti kita siap menyongsong wisata budaya, wisata agama dan wisata alam," tegasnya.

Ia mencontohkan, salah satunya Gunung Gede di Desa Tatung, Kecamatan Balong yang merupakan salah satu gunung yang diklaim terbaik sebagai lokasi paralayang.

"Di Indonesia ada 3. Lokasi Pertama di Puncak Jawa Barat. Lokasi kedua di Gunung Banyak Batu dan terakhir di Ponorogo, Gunung Gede," ujarnya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Bedanya, di Ponorogo Gunung Gede sangat eksotis. Artinya sangat memenuhi syarat olahraga Paralayang. "Nanti bisa jadi salah satu desa wisatanya Desa Tatung," tambahnya.

Ia berharap, tahun 2019 nanti masyarakat Ponorogo siap untuk menghadapi tahun wisata. Ia pun semakin optimis menyongsong rangkaian acara tahun wisata 2019 karena masyarakat sudah guyup dan baik pada siapapun.
"Jadi, acara ini untuk menyongsong rangkaian tahun wisata 2019," imbuhnya.

Berikut daftar pemenang acara Grebeg Suro 2018:

Daftar pemenang FRM

1. Grup Reog SMPN 2 Kauman
2. Grup Reog SMPN 3 Ponorogo
3. Grup Reog SMPN 1 Ponorogo
4. Grup Reog SMPN 4 Ponorogo
5. Grup Reog SMPN 5 Ponorogo
6. Grup Reog Probowengker
7. Grup Reog Lanud Iswahjudi
8. Grup Reog SMPN 6 Ponorogo
9. Grup Reog Solah Wetan
10. Grup Reog dari Kecamatan Balong

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

Daftar pemenang FNRP

1. Grup Reog Universitas Brawijaya Malang
2. Grup Reog SMAN 1 Ponorogo
3. Grup Reog SMAN 1 Babadan
4. Grup Reog Purbaya Surabaya
5. Grup Reog Pawargo Yogyakarta
6. Grup Reog DKI Jakarta
7. Grup Reog Lanud Iswahjudi
8. Grup Reog BRI Cabang Ponorogo
9. Grup Reog Kota Malang
10. Grup Reog SMAN 2 Ponorogo

(ADV/Arif Ardianto)

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.