Minggu, 07 Jun 2026 09:18 WIB

2 Tempat Biliar di Sidoarjo Ditutup Paksa, Nekat Buka saat Ramadan

Salah satu tempat biliar di Sidoarjo yang terjaring razia Satpol PP saat bulan Ramadan. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Salah satu tempat biliar di Sidoarjo yang terjaring razia Satpol PP saat bulan Ramadan. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sidoarjo menutup paksa 2 tempat biliar di Sidoarjo, Kamis malam (28/3/2024). Keduanya nekat beroperasi meski ada aturan yang melarang tempat hiburan buka selama bulan Ramadan.

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Sidoarjo, Puguh Karyanto mengatakan bahwa razia yang dilakukan Satpol PP Sidoarjo ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang kondusif, aman, dan nyaman selama Ramadan.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Petugas menyisir kawasan Sidoarjo kota dan menemukan 2 tempat biliar yang masih beroperasi," ucap Puguh.

Puluhan pengunjung yang sedang bermain biliar pun diminta untuk meninggalkan lokasi.

"Pengelola biliar mengaku tahu aturan yang melarang tempat hiburan buka selama Ramadan. Namun, mereka nekat beroperasi dengan alasan untuk memberikan kesempatan kepada karyawannya untuk mendapatkan penghasilan tambahan jelang Lebaran," imbuh Puguh.

Salah satu pengelola tempat biliar Gusti (baju hitam) sedang mendapat pengarahan petugas.Salah satu pengelola tempat biliar Gusti (baju hitam) sedang mendapat pengarahan petugas.

Ia mengatakan bahwa penutupan paksa ini dilakukan untuk menciptakan kondisi yang kondusif selama Ramadan.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Pada intinya kegiatan ini untuk cipta kondisi, sehingga masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk," kata Puguh.

Selain ditutup paksa, pengelola tempat hiburan biliar juga didata oleh Satpol PP. Petugas mengancam akan menyegel dan mencabut izin operasional jika mereka tetap nekat beroperasi selama bulan Ramadan.

Sementara itu, salah satu pengelola usaha biliar, Gusti mengakui telah mengetahui adanya aturan tersebut, namun pihaknya mempertimbangkan nasib karyawan.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Jadi kita tetap buka karena merasa kasihan terhadap karyawan juga butuh pemasukan," terangnya.

Meski begitu, Gusti menegaskan akan tetap menaaati peraturan yang ada setelah ini.

"Pastinya setelah ini kita akan mengikuti regulasi peraturan yang ada," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.