Sabtu, 20 Jun 2026 06:32 WIB

Cari Atlet Bela Diri, KONI Kediri Gelar Pencak Dor Akhir April

  • Penulis :
  • | Rabu, 27 Mar 2024 14:44 WIB
Ketua KONI Kabupaten Kediri Dedi Kurniawan. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Ketua KONI Kabupaten Kediri Dedi Kurniawan. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - KONI Kabupaten Kediri bakal menggelar festival seni bela diri Pencak Dor akhir April nanti. Selain terbuka untuk umum, ada kelas khusus yang memang mereka siapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 mendatang.

Ketua KONI Dedi Kurniawan yakin banyak atlet berpotensi di Bumi Panjalu yang belum terwadahi oleh cabor-cabor bela diri di Kediri. Melalui ajang ini, ia berharap menemukan berlian tersembunyi tersebut, demi prestasi Kabupaten Kediri yang lebih baik.

Baca Juga: Pemkab Kediri Berikan Beasiswa BERANI untuk 58 Atlet Berprestasi

"Saya yakin banyak atlet di luar yang mungkin belum tergabung di cabor, bisa kita rekrut karena prestasinya." kata Dedi, Rabu (27/3/2024).

Pada kelas khusus ini, KONI akan membuka untuk anak usia maksimal 22 tahun, dimulai dari kelahiran tahun 2004. Mereka akan dinilai oleh juri dari 14 cabor bela diri di Kabupaten Kediri.

"Kita akan menilai cara bermainnya, cara pemukulan dan tendangannya. Nanti ada tim penilai. Ada 14 cabor bela diri, nanti akan kita libatkan semuanya," tambahnya.

Baca Juga: POSSI Kediri Borong 14 Medali di Kejurda Finswiming Jawa Timur 2026

Selain itu, melalui festival seni Pencak Dor Piala Bupati yang dirangkai dengan Hari Jadi Kediri ke-1220 ini, Dedi ingin sekaligus menguri-uri budaya.

Seperti diketahui Pencak Dor merupakan kesenian tradisional tarung bebas khas Kediri yang ada sejak 1960an. Ini menjadi wadah mengasah mental sekaligus silaturahmi bagi para pendekar saat itu.

Baca Juga: Warisi Darah Pesilat, Kakak Beradik asal Kediri Ukir Prestasi hingga Nasional

Dedi pun akan menyiapkan laga eksibisi yang akan mempertemukan atlet-atlet Pencak Dor dari Kediri, Blitar dan sekitarnya.

"Yang jelas kita juga ingin menguri-uri tradisional Kediri ini, di samping nilai prestasi bagi atlet di Kabupaten Kediri," tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.