Senin, 15 Jun 2026 07:21 WIB

Kapal Hantam Karang hingga Pecah di Perairan Trenggalek, 1 Nelayan Tewas

Relawan saat mengevakuasi jenazah korban Kuseri. (Foto: Basarnas Trenggalek)
Relawan saat mengevakuasi jenazah korban Kuseri. (Foto: Basarnas Trenggalek)

jatimnow.com - Sebuah kapal hantam karang hingga pecah di perairan Trenggalek. Akibatnya 1 nelayan meninggal dunia, dan 1 orang lagi hilang.

Kapal Rizky Bharokah yang kecelakaan itu milik Kaseri, nelayan Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Koordinator Pos Basarnas Trengalek, Yon Fariza mengatakakan peristiwa ini terjadi kemarin sore. Saat kejadian kapal ditumpangi oleh Kaseri dan anak buah kapal, Suprayitno.

Diketahui bahwa sekitar 15.45 WIB, Kapal Rizky Bharokah bertolak dari Pelabuhan Prigi untuk mencari ikan. Namun, sekitar 16.30 WIB saat keluar dari Teluk Prigi, kapal milik Kaseri mengalami kerusakan kemudi dan tertabrak karang hingga kapal pecah.

"Kapal mengalami kerusakan kemudi sehingga terbawa arus dan menabrak karang," ujarnya, Rabu (27/3/2024).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Sejumlah nelayan langsung melakukan upaya pertolongan. Mereka mencari lokasi korban di sekitar lokasi kejadian.

Relawan menemukan satu korban meninggal dunia di lokasi tersebut. Setelah dibawa ke Puskesmas Watulimo diketahui jenazah ini adalah Kuseri, pemilik kapal.

“Dari hasil pemeriksaan, diketahui jenazah tersebut adalah Kuseri,” tuturnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Hingga saat ini Basarnas bersama relawan masih melakukan pencarian terhadap satu nelayan yang dinyatakan hilang dalam peristiwa ini. Proses pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu nelayan.

"Kami maih melakukan pencarian satu korban yang masih dinyatakan hilang,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.