Rabu, 17 Jun 2026 03:38 WIB

Pria Peminta Susu yang Viral di Medsos Bakal Diserahkan ke Pemkot

  • Penulis :
  • | Selasa, 11 Sep 2018 16:39 WIB
Hulk (bertopi) saat diinterogasi di Mapolsek Tegalsari Surabaya, Selasa (11/9/2018).
Hulk (bertopi) saat diinterogasi di Mapolsek Tegalsari Surabaya, Selasa (11/9/2018).

jatimnow.com – Sudah hampir 1 x 24 jam, Dwi Agus Wijaya alias Hulk diamankan di Mapolsek Tegalsari Surabaya. Namun, hingga Selasa (11/9/2018) pukul 15.00 Wib, belum ada korban yang membuat LP (laporan polisi) terkait aksi pria yang videonya viral di media sosial (medsos) tersebut.

Lantas, bagaimana langkah polisi menyikapi kasus ini? Kapolsek Tegalsari, Kompol David menjelaskan, sejak mengamankan Hulk Senin (10/9/2018) sore sekitar pukul 17.00 Wib, pihaknya langsung menghubungi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sebab, selain menjadi atensi kepolisian, pencarian terhadap Hulk juga menjadi atensi Pemkot Surabaya.

"Terpenting bagi kami yaitu quick respon atau merespon dengan cepat atensi itu agar aksi yang meresahkan warga itu tidak terulang lagi," kata David, Selasa (11/9/2018).

Baca juga: Heboh di Medsos, Pria Peminta Uang Susu di Surabaya Diamankan

Berbagai cara juga sudah dilakukan David untuk mencari keberadaan korban. Mulai dari mengirim pesan ke pengunggah video viral hingga imbauan melalui sejumlah media.

"Karena aturannya, kita punya waktu 1 x 24 jam untuk mengamankan dia (Hulk)," bebernya.

Nah, jika dalam 1 x 24 jam, dengan batas akhir pada Selasa (11/9/2018) pukul 17.00 Wib, ternyata tidak ada korban yang membuat LP, maka pihaknya akan menyerahkan Hulk kepada Pemkot Surabaya.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

"Rencananya begitu, itu setelah kami melakukan koordinasi dengan Pemkot (Surabaya)," ungkap David.

Baca juga: Pria Peminta Susu yang Viral di Medsos Punya Kelainan Seksual

David juga menjelaskan alasan Hulk diserahkan kepada Pemkot Surabaya. Ia mengungkapkan,
pria 24 tahun asal Keputran Panjunan Gang 3, no. 66, Surabaya itu diduga mengalami gangguan psikis, terutama pada orientasi seksual.

Bahkan, Hulk ini kerap melakukan aksi mengeluarkan alat kemaluannya kepada sejumlah perempuan yang mengemudikan mobilnya saat berhenti di traffic light.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Jadi, penanganan psikis terhadap yang bersangkutan (Hulk) akan dilakukan pihak Pemkot Surabaya," tegas David.

Tapi, jika sebelum batas akhir pelaporan yaitu Selasa (11/9/2018) pukul 17.00 Wib, ada korban yang melapor, tentu pihaknya bakal memproses laporan itu dan mempertimbangkan unsur pidana yang mungkin saja dilakukan oleh Hulk.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.