Rabu, 17 Jun 2026 21:20 WIB

Pemkab Ponorogo Akan Buka 691 Formasi Lowongan PPPK, Simak Syaratnya

Ilustrasi ASN Ponorogo. (Foto: Pemkab Ponorogo for jatimnow.com)
Ilustrasi ASN Ponorogo. (Foto: Pemkab Ponorogo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akan segera membuka lowongan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024, dengan total 691 formasi.

Keputusan ini diumumkan, setelah Pemkab Ponorogo menerima surat keputusan (SK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Kami telah menerima SK pada tanggal 14 Maret 2024," ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Andi Susetyo, pada Senin (25/3/2024).

Andi menjelaskan bahwa alokasi formasi PPPK ini terbagi untuk tenaga guru sebanyak 131 formasi, tenaga kesehatan sebanyak 76 formasi, dan tenaga teknis sebanyak 484 formasi.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, alokasi formasi PPPK tahun 2024 diberikan secara global tanpa menyebutkan formasi jabatannya secara rinci.

Baca Juga: DPRD Jember Soroti Rendahnya Gaji PPPK Nakes, Ancam Evaluasi Kadinkes

"BKPSDM akan menyiapkan seleksi PPPK dengan mengusulkan formasi jabatan kepada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) berdasarkan kebutuhan masing-masing," tambahnya.

PPPK tahun 2024 ini bersifat khusus untuk honorer di Pemkab Ponorogo. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang membuka kesempatan untuk umum.

"Penyusunan formasi jabatan diserahkan kepada OPD masing-masing, yang menyesuaikan dengan kondisi honorer di OPD tersebut," jelasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Andi menegaskan bahwa syarat pendidikan untuk formasi PPPK ini bervariasi, mulai dari lulusan SD, SMP, hingga SMA, yang diserahkan sepenuhnya kepada OPD masing-masing.

"Dengan syarat minimal pengalaman kerja selama 2 tahun, PPPK tahun ini lebih memprioritaskan honorer, tanpa adanya nilai ambang batas. Penetapan syarat pendidikan dan jenis formasi jabatan disesuaikan dengan kebutuhan OPD," pungkasnya. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.