Sabtu, 20 Jun 2026 16:01 WIB

Warga Pulau Bawean Terdampak Gempa Tuban Mengungsi di Dataran Tinggi

Warga Bawean saat mengungsi (foto: Amal for jatimnow.com)
Warga Bawean saat mengungsi (foto: Amal for jatimnow.com)

jatimnow.com - BMKG menyatakan gempa bumi yang terjadi di perairan Tuban tidak berpotensi tsunami. Namun, warga Pulau Bawean, Gresik, pilih mengungsi ke dataran tinggi atau perbukitan.

"Saat ini banyak warga yang mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena khawatir adanya tsunami," ujar warga Dusun Daya Sungai, Desa Kepuhteluk, Kecamatan Tambak, Bawean, Dini Sabrina, Jumat (23/3/2024) malam.

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Dini menyampaikan, keluarganya sendiri memilih mengungsi di Lapangan Angkasa, Dusun Daya Sungai dengan fasilitas seadanya.

Selain khawatir tsunami, keluarganya takut jika ada gempa lagi bisa berpotensi terkena robohan bangunan rumah. Di samping itu juga kondisinya sekarang banyak rumah yang sudah rusak.

"Banyak rumah warga yang rusak akibat gempa yang terjadi tadi," katanya.

"Maka dari itu kami memilih mengungsi di lapangan dusun. Tempatnya di bawah bukit, apabila nanti nauzubillah ada tsunami kita bisa langsung naik ke bukit," sambungnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Terkait fasilitas, Dini mengungkapkan bahwa membuatnya secara swadaya dan seadanya. Dia berharap, warga kepulauan segera mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat.

"Fasilitas yang kita gunakan seadanya saja. mungkin belum sampai ke pemerintah. Harapan kita semoga bencana ini cepat selesai. Semoga tidak ada bencana lain yang menyusul. dan semoga rumah-rumah dan bangunan yang rusak mendapat bantuan dari pemerintah," harapnya.

Sebelumnya, Gempa susulan yang terjadi di Perairan Tuban masih terus berlanjut. Berdasarkan data yang diterima IDN Times dari BPBD Jawa Timur (Jatim), saat ini terjadi sebanyak 60 kali hingga pukul 18.43 WIB, Jumat (23/3/2024).

Baca Juga: BMKG Ungkap Lima Daerah di Jatim Diintai Hujan Petir, Gresik Waspada Ganda

Gempa paling parah, memang dirasakan di Pulau Bawean Gresik. Pasalnya, gempa dengan kedalaman 10 kilometer (km) yang terjadi di perairan Tuban ini berjarak lebih dekat dari Pulau Bawean daripada daratan Tuban 132 km.

Tak hanya itu, gempa hampir di seluruh Jatim. Mulai dari Gresik, Surabaya, Tuban, Gresik, Sidoarjo, Blitar, Madiun, Bojonegoro, Malang, Malang, Tulungagung. Trenggalek, Nganjuk, Pasuruan, Lamongan, Jombang, Mojokerto, Pacitan, Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Sumenep, Ngawi, Probolinggo, Kota Batu dan Kediri.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.