Minggu, 14 Jun 2026 10:46 WIB

Pemkab Bangkalan Gelar Pasar Murah, Tekan Kenaikan Harga Sembako

Sejumlah warga antre sembako murah di depan Pendopo Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Sejumlah warga antre sembako murah di depan Pendopo Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Untuk menekan terjadinya kenaikan harga selama bulan Ramadan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggelar gerakan Pangan Murah dan operasi pasar Ramadan 1445 tanggap inflasi.

Pangan Murah yang menyediakan harga sembako dan kebutuhan murah bagi masyarakat Bangkalan tersebut digelar di Jalan Letnan Abdullah, depan Pendopo Bangkalan akan dilaksanakan selama 2 hari, yakni tanggal 18 hingga 19 Maret 2024.

Baca Juga: Pertamina Guyur 211 Ribu Paket Sembako di Jember, Cukup Tebus Rp30 Ribu

Pj. Bupati Bangkalan, Arief M.Edie, meninjau pelaksanaan pasar murah mengatakan, tujuan digelarnya pasar murah adalah menjaga harga kebutuhan pokok di pasar tetap stabil.

"Harga-harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadan dan menjelang perayaan Idul Fitri biasanya cenderung mengalami kenaikan. Karena itu, kita sebagai Pemerintah Daerah memiliki kewajiban untuk bisa menjaga harga kebutuhan pokok di pasar agar stabil, sehingga menjamin masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya," ujarnya, Senin (18/3/2024).

Baca Juga: Pertamina Jual Paket Sembako Rp211 Ribu Seharga Rp30 Ribu di Jember

Arief juga mengatakan untuk harga kebutuhan pokok yang dijual pada gelar pasar Pangan Murah tentunya lebih murah dari harga di pasaran.

"Selain itu, untuk kebutuhan beras, Bulog juga telah menyiapkan beras premium sebanyak 1 ton dan kualitas SP1 5 ton. Untuk lainnya, kami juga menyediakan minyak, gula, telor dan kebutuhan lainnya," tambahnya.

Baca Juga: Ubaya Sebar 1.000 Paket Sembako Murah di Surabaya dan Sidoarjo

Tidak hanya awal bulan Ramadan saja, H-7 menjelang perayaan Idul Fitri, Pemkab Bangkalan akan kembali menggelar pasar murah.

"Intinya kami akan terus menjaga kondusifitas harga kebutuhan pokok. Karena itu saya juga berpesan pada masyarakat agar pada bulan Ramadan, pola konsumsi kebutuhan masyarakat jangan berlebihan. Sahur dan buka puasa dengan menu seperti sehari-hari jangan terlalu berlebihan sehingga bisa memicu kenaikan harga," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.