Selasa, 16 Jun 2026 13:59 WIB

Mentan Minta Pompanisasi Dilakukan Maksimal di Bojonegoro, Untuk Apa?

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman didampingi PJ Bupati Bojonegoro saat kungker meninjau gerakan tanam padi di Desa Tulungagung Baureno (dok Kementrian Pertanian for jatimnow.com)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman didampingi PJ Bupati Bojonegoro saat kungker meninjau gerakan tanam padi di Desa Tulungagung Baureno (dok Kementrian Pertanian for jatimnow.com)

jatimnow.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta gerakan pompanisasi di Kabupaten Bojonegoro dilakukan secara maksimal.

Hal tersebut disampaikan Andi Amran saat kunjungan kerja meninjau percepatan tanam padi melalui pompanisasi di Desa Tulungagung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (18/3/2024).

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Mentan mengatakan, pompanisasi menjadi solusi cepat mengingat saat ini semua kawasan mendapat pasokan air. Ada beberapa wilayah merupakan kawasan atau lahan tadah hujan.

Selain itu, melihat kondisi saat ini perubahan musim yang tidak menentu, masih ada daerah-daerah kering akibat dilanda el nino gorila alias musim kering ekstrem yang berujung pada darurat pangan.

Untuk itu, kepala dinas dan juga pihak terkait di wilayah sudah mulai memetakan dan segera melakukan pengecekan terhadap sungai-sungai besar yang tidak pernah surut di saat musim kering untuk segera di pasangan pompa air untuk kebutuhan pertanian.

"Luas lahan kering disini (Bojonegoro) kan 40 persen. Nah, 40 persen disini berapa yang nempel ke Bengawan Solo atau sungai yang lain harus dilakukan pengecekan dan pasang pompa secara maksimal," ujar Mentan.

Menurutnya, air dari sungai-sungai tersebut dialirkan pada lahan-lahan sawah dengan indeks per tanamannya 1 atau maksimal 2 kali dalam setahun sehingga ke depan bisa dinaikkan menjadi 3 sampai 4 kali setahun.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

"Yang harus dicari adalah sungai yang tidak pernah kering. Ini boleh. Jadi yang tanam 1 kali cari dan yang tanam 2 kali cari sehingga bisa tanam 3 sampai 4 kali," terangnya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Mentan berharap, semua pihak harus terlibat baik dari TNI, Polri, Kejaksaan, petani maupun dukungan langsung dari Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura (BPWS) yang memiliki peta wilayah sungai berair dan sawah kering.

"Yang pasti kita harus efisien dan efektif. Bahkan dari BPWS, sudah sepakat ya 200 pompa digunakan dan keluar. Nah bapak ibu sekalian, ini dicek baik baik berapa pompa dibutuhkan untuk menaikkan indeks tanam," katanya.

Sementara itu, Pj Bupati Bojonegoro, Adriyanto mendukung penuh upaya kementerian pertanian dalam memaksimalkan pompanisasi pada lahan-lahan kering di Jawa Timur.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Apalagi, kata dia, Kabupaten Bojonegoro selama ini adalah penghasil beras terbesar ketiga untuk wilayah Jatim.

"Bojonegoro ini daerah terbesar ketiga produksi padi di Jatim. Namun kami punya tantangan besar karena kalau musim hujan resikonya banjir dan kalau musim kering seperti ini resikonya sangat panjang hingga 8 bulan. Tapi kami berupaya menjaga produksi maksimal dimana angka pada 2023 mencapai 705 ribu ton. Jadi kami mendukung penuh pompanisasi yang dilakukan," jelasnya.

Sebagai informasi, luas hamparan sawah di Bojonegoro mencapai 115 hektare dengan rata-rata penggunaan varietas adalah inpari 32 atau indeks pertanaman 200. Adapun produktivitas di sana mencapai 7,5 ton per hektare dengan kadar air 21 persen. Diketahui, rata-rata harga gabah di sana mencapai Rp7.100 per kilogram.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.