Senin, 15 Jun 2026 19:23 WIB

3 Warga Bojonegoro Tewas Usai Minum Miras Oplosan, 2 Dirawat di RS

ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - Tiga orang pria asal Desa Mayangkawis Kecamatan Balen, Bojonegoro tewas diduga akibat keracunan setelah mengonsumsi miras oplosan. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Fahmi Amarullah mengungkapkan ketiga korban meninggal dunia yakni berinisial DS, ARZ dan ZA.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Iya ada 3 orang yang meninggal, dugaan akibat mengonsumsi minuman keras (miras), sementara ada dua orang temannya yang lain masih dirawat di rumah sakit, " ujar Fahmi pada jatimnow.com, Senin (18/3/2024).

Berdasarkan hasil penyelidikan, lanjut Fahmi, terungkap k5 korban sebelumnya berkumpul di sebuah warung yang berada di Desa Duyungan Kecamatan Sukosewu dan selanjutnya minum minuman keras bersama-sama.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

Usai pesta miras, mereka kemudian pulang dan mengalami gejala seperti keracunan. Oleh pihak keluarga meraka lantas dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Kejadiannya atau pas minum itu (miras) Sabtu (16/3/2024) malam kemarin, meraka minum dari siang sampai sore, dan saat pulang di rumah masing-masing mengalami sakit dan dibawa ke rumah sakit oleh keluarga, jadi mereka (korban) sempat mendapatkan pertolongan medis," bebernya.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Saat ini polisi melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Polisi juga sudah mendatangi warung tempat mereka mengonsumsi miras serta meminta keterangan dari sejumlah saksi baik dari korban selamat maupun pemilik warung.

"Miras itu dibawa oleh salah satu korban, saat minum itu warung dalam kondisi tutup. Kemudian, pengembangan saat ini kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan juga pihak rumah sakit," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.