Sabtu, 20 Jun 2026 22:09 WIB

Asrilia Kurniati Tantang Eri Cahyadi di Pilwali Surabaya 2024

Asrilia Kurniati dalam acara Ngobras di Surabaya (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Asrilia Kurniati dalam acara Ngobras di Surabaya (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Asrilia Kurniati siap menjadi penantang Eri Cahyadi di Pemilihan Wali Kota Surabaya (Pilwali) 2024. Lia, sapaan akrabnya bertekad ingin merebut kursi wali kota dari jalur independent.

Keinginannya itu semakin menguat setelah salah satu partai melamarnya untuk maju sebagai bupati salah satu kabupaten di Jawa Timur. Namun, ia memilih untuk menolak.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Itu di kabupaten, waktu saya di Dubai kemarin, itu saya syuting kemudian ada yang nelpon langsung petinggi dari salah satu partai bilang 'kamu gak perlu keluar apapun, kita mau angkat kamu untuk maju di kabupaten ini'. Tapi saya melihatnya kasusnya untuk seperti itu, saya ga mau. Karena mungkin ada sesuatu, mereka mau angkat saya," kata Lia, di sela Ngobras (Ngobrol Bareng Asrilia) di Surabaya, Jumat (15/3/2024).

Lia mengatakan, belum ada gerakan khusus untuk menjadi penantang Eri Cahyadi. Ia hanya menekankan bahwa dirinya akan berjalan bersama rakyat, tanpa partai pengusung.

"Mungkin salah satu tagline saya adalah saya bukan petugas partai. Saya ga mau jadi petugas partai, saya pingin menjadi bature (pembantu) rakyat," katanya.

Baca Juga: Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

Sementara untuk strategi yang akan ia lakukan, dirinya akan fokus mengusung tagline 'bature rakyat'. Caranya, dengan melakukan pendekatan-pendekatan secara langsung untuk meminta restu.

"Gak berat kalau kita bisa meyakinkan msyarakat. Tinggal pendekatan kita bagaimana. Kita mengatur rakyat itu bagaimana caranya, pendekatan bagaimana, kita tunjukkan siapa kita, bahwa kita emang benar-benar mau menjadi bature rakyat. Bukan jadi petugas partai," jelas dia.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Kepada warga Surabaya, Lia meminta doa dan restu agar niat baiknya ini diberikan dukungan. Ia yakin, pasti ada secengkal perubahan yang diharapkan oleh beberapa warga Kota Pahlawan.

"Doakan saja. Insya Allah kalau memang udah jalannya ada, insya Allah kun fayakun. Apapun itu kalau sudah digariskan oleh Allah SWT Insya Allah apapun yang jadi niat baik, itu bisa membawa kebaikan di dunia atau akhirat, insya Allah akan diteruskan oleh Allah," tandas Lia.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.