Rabu, 22 Jul 2026 12:19 WIB

Beredar di Medsos Beras SPHP Tulungagung Dijual di Atas HET, Ini Tanggapan Bulog

Beras SPHP yang ditawarkan di atas HET di medsos. (Foto: Akun Facebook Racun Shopee Tulungagung)
Beras SPHP yang ditawarkan di atas HET di medsos. (Foto: Akun Facebook Racun Shopee Tulungagung)

jatimnow.com - Perum Bulog Cabang Tulungagung mengimbau kepada para mitra untuk tidak menjual beras Stabilisasi Pasokan dam Harga Pangan (SPHP) di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Imbauan ini menyusul ditemukannya mitra yang menjual beras tersebut melewati harga yang telah ditetapkan. Selain itu, banyak beredar di media sosial penjuaan beras SPHP di atas HET.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Pemimpin Cabang Perum Bulog Tulungagung, David Donny Kurniawan mengatakan, total jumlah mitra atau Rumah Pangan Kita (RPK) di Tulungagung sebanyak 39 toko. Para mitra tersebut, dapat membeli beras SPHP ke BULOG dengan harga Rp9.950/kilogram. Sedangkan pedagang dapat menjual maksimal Rp10.900/kilogram.

"Mitra dapat jual ke masyarakat atau end user tetapi tidak boleh melebihi HET-nya itu Rp10.900/kilogram atau Rp54.500 per lima kilogram" ujarnya, Senin (11/03/2024).

Pihak Bulog sendiri terus melakukan pemantauan terkait penjualan beras SPHP. Mereka juga membatasi pembelian mitra. Setiap minggu para mitra hanya dapat membeli beras SPHP sebanyak 2 ton saja.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Pembatasan ini dilakukan agar tidak terjadi panic buying akibat mahalnya harga beras. Selain itu, mereka juga memastikan stok ketersediaan beras masih aman hingga bulan April mendatang.

"Setiap bulan kita juga menyalurkan beras untuk beberapa program pemerintah, stok ketersediaan saat ini masih aman hingga bulan April," tuturnya.

David berharap masyarakat ikut mengawasi penjualan beras SPHP. Jika ditemukan adanya penjualan beras SPHP diatas HET, mereka dapat melaporkannya.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Sejauh ini, pihak Bulog sendiri telah memberi sanksi kepada 1 mitra yang kedapatan menjual beras SPHP melewati harga. Sanksi tersebut, berupa pemutusan kontrak kerja.

"Silahkan melaporkan jika ada beras SPHP yang dijual diatas HET, jika itu merupakan mitra Bulog kami siap memberi sanksi," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.