Minggu, 21 Jun 2026 08:16 WIB

Umat Hindu Suku Tengger Probolinggo Gelar Ritual Tawur Kasanga, Buang Sifat Jahat

Warga Suku Tengger saat mengikuti upacara Tawur Kasanga. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Warga Suku Tengger saat mengikuti upacara Tawur Kasanga. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Umat Suku Tengger di Lereng Gunung Bromo wilayah Probolinggo menggelar ritual Tawur Kasang sebagai bentuk upaya membuang sifat jahat manusia sebelum pelaksanaan chatur bratha penyepian.

Pelaksanaan Tawur Kasanga berlangsung di Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo yang diikuti oleh ribuan warga di 5 desa, di antaranya Desa Wonokerso, Ledok Ombo, Pandansari Sumberanom dan Gemito.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Dengan titik pusat ritual berkumpul di Desa Sumberanom tepatnya di Jurang kendil," kata Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kecamatan Sumber Probolinggo, Margut saat dihubungi jatimnow.com, Minggu (10/2/2024).

Dalam pelaksanaan Tawur Kasanga, ribuan umat berjalan dari masing-masing desa dengan memakai baju adat Tengger dengan berjalan kaki membawa ogoh-ogoh yang sudah dibuat oleh umat dengan iuran secara swadaya.

"Untuk jumlah ogoh ogoh yang ada dalam Tawur Kasanga jumlahnya mencapai 25 ogoh-ogoh dari 5 desa yang ada;" jelasnya.

Setiba di lokasi Desa Sumberanom dari beberapa desa berkumpul dengan dipandu oleh dukun pandita dan didampingi oleh para pemangku berdoa bersama.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Selapas itu puluhan ogoh-ogoh yang dbawa warga Suku Tengger langsung dibakar dan dibuang ke jurang kendil," tegasnya.

Margut mengaku, tujuan dari ritual Tawur Kasanga merupakan kegiatan ritual yang dlakukan setelah ritual melasti, sebelum catur brataha penyepian catur bratha berlangsung.

"Jadi ini upaya ritual dalam membuang sifat jahat yang tergambar dalam ogoh ogoh tersebut," ungkapnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Lanjut, Margut berharap agar kegiatan ritual catur bratha bisa berjalan lancar tanpa hambatan dan rintangan apapun.

"Semoga dalam pelaksanaan penyepian diberikan hati, fikiran dan jiwa yang tenang serta diberikan keberkahan dalam menjalankan hidup," harapnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.