Kamis, 18 Jun 2026 20:01 WIB

Tradisi Ngasak di Probolinggo, Berkah Panen Padi saat Harga Beras Mahal

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Sabtu, 09 Mar 2024 10:43 WIB
Ibu-ibu yang sedang ngasak. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)
Ibu-ibu yang sedang ngasak. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)

jatimnow.com - Di tengah harga beras mahal, beberapa ibu-ibu di Desa Sentong, Krejengan, Kabupaten Probolinggo memilih "ngasak" untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ngasak merupakan kegiatan memungut padi, sisa panen dari sawah orang lain. Biji padi yang tersisa di batang setelah proses pemisahan antara biji dengan batang dan daun di mesin perontok itu lah yang menjadi berkah ibu-ibu dengan kondisi ekonomi di bawah rata-rata.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Para ibu itu, ngasak padi di setiap sawah yang sudah panen. Mereka mengumpulkan sedikit demi sedikit dari setiap sawah. Ketika sudah terkumpul cukup banyak, padi hasil ngasak itu, kemudian di olah untuk menjadi beras demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Ini nanti diselep, untuk makan sehari-hari," kata salah satu warga setempat, Sunarti, Jumat (8/3/2024).

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Sunarti mengatakan, ngasak sudah ia lakukan dari dulu. Apalagi, di tengah harga beras saat ini yang mahal, ngasak mejadi pilihan dan berkah tersendiri saat panen raya bagi orang-orang yang tak memiliki sawah.

"Alhamdulillah, yang penting bisa cukup. Apalagi saat ini beras lagi mahal-mahalnya," ucapnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Kondisi seperti ini, ternyata banyak dirasakan bagi warga desa di Kabupaten Probolinggo. Saat panen raya tiba, ibu-ibu akan berbondong-bondong ke sawah yang sudah selesai proses panen untuk ngasak. 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.