Sabtu, 20 Jun 2026 12:46 WIB

Cokro Ekraf Festival, Upaya Pemkab Gresik Tumbuhkan UMKM Heritage Bandar Grissee

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di acara Cokro Ekraf Festival di Jalan HOS Cokroaminoto Gresik. (Foto-foto: Humas Pemkab Gresik for jatimnow.com)
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di acara Cokro Ekraf Festival di Jalan HOS Cokroaminoto Gresik. (Foto-foto: Humas Pemkab Gresik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Mungkin tidak banyak yang tahu, jika Kabupaten Gresik memiliki ruas jalan terpendek di Indonesia. Jalan tersebut bernama HOS Cokroaminoto dengan ruas jalan hanya sepanjang 50 meter.

Karena saking pendeknya, jalan ini lalu menjadi ruas jalan terpendek di Indonesia. Terletak di tengah Kota Gresik, ruas jalan terpendek itu berada tepat di Kawasan Bandar Grissee.

Baca Juga: Bupati Gresik Minta Penyedia Jasa Jaga Intregitas, Bebas Korupsi dan Gratifikasi

Kini, julukan jalan terpendek bakal lebih dikenal luas di kalangan masyarakat. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Gresik menjadikan Jalan HOS Cokroaminoto sebagai salah satu sentra ekonomi kreatif di Kabupaten Gresik.

Pemkab Gresik melalui Disparekrafbudpora menggelar Cokrol Ekraf (Ekonomi Kreatif) Festival di kawasan tersebut. Perdana, festival itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sabtu (2/3/2024) malam.

Agar menarik minat masyarakat, Cokro Ekraf Festival tersebut menghadirkan puluhan tenant yang menyuguhkan kuliner khas Gresik.

Berbagai kulineran khas Gresik mulai bubur roomo, nasi krawu, pudak dan lain sebagainya. Tak disangka, antusias masyarakat begitu luar biasa diawal pembukaan festival ini.

Baca Juga: Workshop Crochet Kirby di Surabaya Dorong UMKM Handmade Lokal

Bu Min, sapaan akrab Wabup Gresik tampak terkesima dengan antusiasme masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas support masyarakat yang begitu antusias dengan dibukanya Cokro Ekraf Festival tersebut.

"Saya meyakini bahwa festival ini bakal berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Apalagi, festival ini mempunyai ciri khas tersendiri yakni menyuguhkan kulineran khas Gresik. Yang mana masyarakat tidak perlu jauh-jauh jika ingin menikmati kuliner khas, di festival ini semua tersedia," kata Bu Min.

Bu Min menyebut, bahwa kawasan Bandar Grissee merupakan salah satu destinasi warisan yang sangat luar biasa. Pemkab Gresik menjadikan kawasan ini sebagai salah satu daya tarik kawasan kota tua di Gresik.

Baca Juga: UMKM Jatim Unjuk Gigi di Batik Bordir Fair 2026

"Bandar Grisse ini adalah ikon kota Gresik yang bernuansa heritage. Maka kita (pemerintah daerah) terus mendorong pembangunan di kawasan ini supaya menjadi daya tarik. Kami berharap masyarakat turut serta menjaga dan melestarikan kawasan ini sebagai kawasan heritage kebanggaan masyarakat Gresik," pungkasnya.

Bu Min juga menyempatkan diri meninjau stand yang ada. Dirinya berharap, festival ini bakal terus digelar, minimal dua minggu sekali.

"Saya lihat antusias masyarakat yang luar biasa, setidaknya dua minggu sekali festival Ekraf ini dapat digelar dan dapat dinikmati oleh masyarakat. Sehingga ekonomi makin bertumbuh dan memberikan dampak yang positif bagi para pelaku UMKM," harapnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.