Kamis, 18 Jun 2026 11:50 WIB

Bupati Trenggalek Raih Predikat Kepala Daerah Pendukung Kelola Zakat Terbaik

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat menerima penghargaan. (Dok Prokopim Trenggalek for jatimnow.com)
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat menerima penghargaan. (Dok Prokopim Trenggalek for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dianggap sangat berperan aktif dan mendukung pengelolaan zakat di daerahnya, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin meraih penghargaan BAZNAS Award di Hotel Bidakara Jakarta.

Kepala daerah yang akrab disapa Mas ipin itu mendapatkan penghargaan sebagai bupati pendukung pengelolaan zakat terbaik oleh BAZNAS Pusat. Tidak hanya Bupati Trenggalek, BAZNAS Trenggalek juga meraih penghargaan dalam kategori koordinasi terbaik dengan pemerintah daerah.

Baca Juga: Verifikasi Faktual Calon Pimpinan BAZNAS Kota Probolinggo Masuki Tahap Akhir

Peran Mas Ipin dalam meningkatkan penerimaan zakat memang tidak perlu diragukan lagi. Bahkan sejak awal dilantik menjadi Wakil Bupati Trenggalek tahun 2016, pihaknya merelakan seluruh gajinya untuk diserahkan kepada BAZNAS. Kemudian ini merangsang ASN untuk mengeluarkan zakat melalui BAZNAS Trenggalek.

"Hari ini kita berterima kasih kepada BAZNAS Indonesia, bahwa Kabupaten Trenggalek menerima penghargaan sebagai bupati pengeluaran zakat terbaik," ujarnya, usai menerima penghargaan dari BAZNAS, Kamis (29/02/2024).

Mas Ipin berkisah, dulu waktu masih menjabat wakil bupati, sekitar tahun 2016, setahun hanya bisa mengumpulkan zakat sekitar Rp160 juta hingga Rp200 juta saja. Sekarang bisa mendapatkan Rp6,7 hingga Rp8 miliar per tahun.

Baca Juga: BSI Bayarkan Zakat Lebih dari Rp1 Triliun dalam 5 Tahun

Dana zakat tersebut penyalurannya ada yang sifatnya produktif melalui UMKM. Mereka juga menggunakan dana ini untuk hal positif, contohnya menghadirkan perumahan inklusif bagi penyandang disabilitas. Tak hanya itu, dana juga digunakan untuk melakukan penanggulangan cepat bagi masyarakat yang belum punya BPJS.

"Kita sudah maksimal menggalang ASN berzakat supaya tertib. Kemudian desa-desa kita harapkan untuk bisa membentuk UPZ di tingkat desa. Lembaga-lembaga pendidikan juga tidak sedikit untuk kita gunakan untuk membantu siswa miskin, " tuturnya.

Baca Juga: Gandeng Baznas, KKKS Tulungagung Santuni Ribuan Anak Yatim

Pemkab Trenggalek juga memiliki program BAZNAS Award. Mereka memberikan penghargaan kepada para Muzaki, mereka yang melakukan zakat. Mereka diberikan penghargaan termasuk juga dari dunia usaha itu yang kita dorong.

"Harapannya ke depan, lebih memprioritaskan tidak hanya dana zakat dan infak, tapi juga wakaf. Kita ingin wakaf dibesarkan sehingga kita nanti bisa membesarkan pemberdayaan ekonomi melalui program produktif kepada para masyarakat yang membutuhkan," tutupnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.