Selasa, 16 Jun 2026 07:49 WIB

Pengawas TPS di Bojonegoro Belum Terima Honor, Ini Penjelasan Bawaslu

Pengawas TPS Desa Ngampal Kecamatan Sumberejo (Foto: Misbahul munir/jatimnow.com)
Pengawas TPS Desa Ngampal Kecamatan Sumberejo (Foto: Misbahul munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengawas tempat pungutan suara (PTPS) di Kabupaten Bojonegoro mengaku belum mendapatkan honor, meski kontrak kerja mereka berakhir pada Kamis (22/2/2024).

Keterlambatan pemberian honor itu disebut oleh Bawaslu setempat karena ada beberapa berkas administrasi yang belum rampung.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Salah satu pengawas TPS asal Kecamatan Sumberejo, Agus mengungkapkan, bahwa hingga saat ini, Jumat (23/2/2024), ia bersama rekan-rekan pengawas TPS yang lain belum menerima honor.

Padahal, menurutnya sesuai kontrak kerja yang tertuang dalam surat tugas dimulai pada 22 Januari sampai dengan 22 Februari 2024.

"Belum, ada tanda-tanda hilal cairnya honor mas, mungkin nanti atau lusa," singkatnya, Kamis (22/2/2024) petang.

Berbeda, pengawas TPS di Kecamatan Kedungadem mengaku sudah menerima honor senilai Rp 1 juta yang ditransfer langsung ke rekening pribadinya.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

"Sudah di transfer mas, kata teman-teman digrup, cuma belum saya cek langsung," pungkas Fina.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, Handoko Sosro Hadi Wijoyo menjelaskan bahwa pembayaran honor petugas pengawas TPS di Kabupaten Bojonegoro sudah mencapai 95 persen.

Adapun keterlambatan pemberian honor menurutnya disebabkan karena ada beberapa administrasi yang belum rampung hingga nomor rekening petugas Pengawas TPS yang tidak aktif.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

"Sampai hari ini tinggal 5 persen yang belum. Dikarenakan SPJ nya belum rampung, dan beberapa kendala seperti rekeningnya tidak aktif dan yang dikirimnya (nomor rekening) atas nama orang lain. Selain itu, insyallah clear (beres), " jelas Hans.

Pemberian honor pengawas TPS, lanjut pria yang akrab disapa Hans itu, bakal langsung ditransfer langsung oleh bendahara ke rekening masing-masing.

"Jika administrasinya selesai dan benar langsung bisa (di transfer), langsung dari kabupaten mas," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.