Jumat, 12 Jun 2026 05:28 WIB

Bukan Caleg Depresi di Ponorogo Yang Datangi Dokter Jiwa, Tapi Malah Ini..

RSUD dr Harjono Ponorogo. Beberapa timses dan KPPS telah konsultasi ke dokter kejiwaan RSUD dr Harjono Ponorogo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
RSUD dr Harjono Ponorogo. Beberapa timses dan KPPS telah konsultasi ke dokter kejiwaan RSUD dr Harjono Ponorogo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pasca-Pemilu 2024, bukan calon legislatif (caleg) depresi yang konsultasi ke dokter jiwa, melainkan anggota Tim Sukses (Timses) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Ponorogo.

Dokter spesialis kejiwaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono, dr Andri Nurdiyana Sari menjelaskan, bahwa pasca-pemilu menerima pasien dari Timses dan KPPS.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Kurang dari 10 pasien. Mereka mengalami gejala kecemasan, insomnia, hingga paranoid,” ungkap dr Andri kepada jatimnow.com, Kamis (22/2/2024).

Dokter Andri mengatakan, mereka yang konsultasi tidak hanya datang ke RSUD dr Harjono, namun juga ke rumah praktik dr Andri.

Dia menjelaskan bahwa para pasien itu mengeluhkan gejala seperti mual, pusing, kecemasan berlebihan, dan bahkan insomnia.

"Juga deg degan dan cemas berlebihan. Mungkin karena sudah mencari tapi dapatnya segini kan, gitu kalo timses,” ujarnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Sementara itu, KPPS yang datang berkonsultasi diduga karena kelelahan, terutama setelah mempersiapkan saat pencoblosan dan menanggung beban kerja tambahan.

Gejala yang dirasakan oleh KPPS juga beragam. Beberapa mengalami kecemasan berlebihan, takut disalahgunakan karena selisih angka, bahkan ada yang mengalami paranoia.

“Juga ada kasus seorang KPPS yang merasa dituduh oleh orang di sekitarnya dan akhirnya menolak keluar rumah karena takut,” paparnya.

Baca Juga: Gelar Sunmori, Ketua PW IKA PMII Jatim Satukan Kader 11 Daerah di Telaga Ngebel

Di antara mereka yang melakukan konsultasi, ada yang hanya memerlukan rawat jalan, namun ada juga yang harus menjalani rawat inap, namun bukan di poli kejiwaan.

“Penting dicatat bahwa rawat inap tidak selalu terkait dengan masalah psikis semata, karena beberapa kasus berkaitan dengan kesehatan fisik,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.