Kamis, 18 Jun 2026 18:27 WIB

Polisi Pastikan Bahan Peledak di Rumah Ketua KPPS Pamekasan Berupa Bom Ikan

Kondisi rumah Ketua KPPS di Pamekasan yang terkena bom.  (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Kondisi rumah Ketua KPPS di Pamekasan yang terkena bom. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi penyerangan ke rumah Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06 Desa Nyalabu Daja, Kecamatan Pamekasan, dipastikan menggunakan bom ikan.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Labfor Polda Jatim, Kombes Pol Sodiq Pratomo. Ia mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara terhadap barang bukti bahan peledak, yakni bom ikan atau bondet.

Baca Juga: Ratusan Santri Pamekasan Semringah Terima Mushaf Al-Qur'an Baru

"Hasil pemeriksaan sementara itu merupakan bom ikan atau bondet. Namun kami masih periksa lebih lanjut," ujarnya, Rabu (21/2).

Ia juga mengatakan, pihak kepolisian juga telah menerjunkan tim Balistik Metalurgi Forensik (Balmetfor) Bidlabfor Polda Jatim ke TKP untuk mendalami kasus itu.

"Ya, tim Balmetfor juga terjun langsung ke lokasi,"jelasnya.

Hingga kini pihak kepolisian belum berhasil menangkap pelaku aksi penyerangan tersebut. Meski begitu, sejumlah saksi sudah dipanggil namun belum mengerucut pada pelaku pengeboman.

Baca Juga: Santri Al-Falah Pamekasan Juara 3 MQK Nasional 2025 di Jepara

"Untuk saksi-saksi sudah banyak kami periksa. Namun untuk pelaku masih belum. Nanti akan kita update," jelas Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto.

Diketahui, korban yakni Kusairi (53) menempati rumah tersebut bersama keluarganya. Di satu halaman tersebut terdapat beberapa rumah. Pada rumah bagian depan ditempati Kusairi dan isterinya sedangkan rumah bagian belakang merupakan rumah yang ditempati anak sulungnya.

Saat kejadian tersebut, rumah bagian belakang yang menjadi sasaran penyerangan sedang ditempati oleh anak perempuan korban. Beruntung bom tersebut tak melukai anak korban. Hingga kini belum ada korban jiwa yang dilaporkan namun terdapat kerugian secara materiil akibat bangunan rusak.

Baca Juga: Warga Pamekasan Dilarikan ke RS gegara Tertusuk Moncong Ikan Marlin

Sebelumnya, aksi penyerangan terjadi pada rumah Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Pamekasan. Rumah tersebut diserang menggunakan bahan peledak dan menyebabkan sebagian rumah hancur.

Kasi Humas Polres Bangkalan, AKP Sri Sugiarto mengatakan, untuk kasus ini masih ditangani oleh tim Gegana Polda Jatim. Petugas turun langsung ke lokasi dan mengambil sampel bahan peledak yang digunakan untuk menyerang rumah korban.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.