Selasa, 16 Jun 2026 08:49 WIB

Harga Sembako di Kota Kediri Terus Naik, Beras Tembus Rp16.000

Suasana Pasar Pahing Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Suasana Pasar Pahing Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Harga beras di Kota Kediri masih sangat tinggi. Dampak kenaikan yang terus menerus ini mengakibatkan turunnya omzet para pedagang. Sebab masyarakat juga mengurangi pembelian mereka.

Sunarti salah satu pedagang di Pasar Pahing Kota Kediri mengatakan kenaikan harga terjadi sejak tiga bulan lalu secara bertahap. Harga beras medium pada waktu itu hanya sekitar Rp10.000, saat ini seperti beras 64 super harganya mencapai Rp14.000.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

“Kenaikan harga sejak tiga bulan lalu, jika dalam kondisi normal harga beras berkisar Rp10.000, sekarang harganya setiap hari naik terus,” kata Sunarti, Rabu (21/2/2024).

Hal senada juga diungkapkan Fitri, yang mengaku tidak berani kulakan beras kualitas premium, lantaran harga terlalu tinggi sehingga takut tidak laku, kenaikan setiap hari ini terjadi sejak sebelum pemilu.

“Mulai sebelum pemilu naik terus ini, yang sebelumnya harganya Rp14.000 sekarang sudah Rp 16.000,” jelas Fitri.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Fitri menambahkan, selain beras, kenaikan harga juga terjadi pada gula dengan harga Rp16.500 dan telur dengan harga Rp26.500.

“Ini telur juga naik sekarang Rp26.500 sebelumnya Rp25.000, kalau gula sekarang Rp16.500 sebelumnya Rp15.700,” imbuhnya.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Sementara itu, Niamah salah satu pedagang nasi mengaku keberatan atas kenaikan harga tersebut, sehingga untuk mensiasatinya terpaksa mengurangi porsi dagangannya.

“Tolong harga sembako dinormalkan, karena saya jualan nasi, jadi untuk menyiasati terpaksa mengurangi ukuran porsi dagangan,” keluhnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.