Selasa, 16 Jun 2026 00:24 WIB

50 Narapidana Lapas Kediri Tak Bisa Mencoblos Dalam Penjara

Narapidana di Lapas Kediri nyoblos. (Foto: Lapas Kediri/jatimnow.com)
Narapidana di Lapas Kediri nyoblos. (Foto: Lapas Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 50 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kediri tidak bisa menyalurkan hak suara mereka dari dalam penjara, Rabu (14/2/2024). Sedangkan yang mencoblos sesuai daftar pemilih tetap (DPT) 854 narapidana

Plt. Kepala Lapas Kediri Budi Ruswanto mengatakan, ada 3 TPS khusus di dalam Lapas ini untuk menampung suara mereka, 901, 902 dan 903.

Baca Juga: Foto: Salat Idul Adha di Lapas Kediri

Untuk yang bertugas, adalah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang berasal dari Lapas, sedang petugas Linmas dari Kelurahan Mojoroto dan pengawas dari Bawaslu.

"Kami jajaran petugas Lapas Kediri tetap membantu prosesi jalannya kegiatan dalam rangka memperlancar pencoblosan dan penghitungan suara," ujarnya, Rabu (14/2/2024).

Baca Juga: One Day One Juz, Ramadan di Lapas Kediri

Namun, lanjut Budi, ada sekitar 50 orang warga binaan yang tidak bisa menyalurkan hak pilihnya, karena mereka baru masuk Lapas Kediri setelah proses pendataan selesai.

"Kami sebenarnya, pada detik-detik terakhir telah mengajukan data mereka ke KPU, namun sampai hari H pencoblosan ini, ternyata belum ada keputusan dan warga binaan yang baru masuk itu tidak bisa menyalurkan hal pilihnya," pungkasnya.

Baca Juga: Aksi Nekat Istri Selundupkan Sabu untuk Suami di Lapas Kediri Digagalkan

Sementara itu dalam kegiatan coblosan di aula Lapas Kediri ini, Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitas, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur Tjahja Rediantana, turut melakukan pemantauan.

Pihaknya datang bersama Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo dan Komandan Kodim 0809 Letkol Inf Aris Setiawan untuk memastikan pelaksanaan Pemilu 2024 ini dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.