Kamis, 18 Jun 2026 11:42 WIB

Bupati Ponorogo Nyoblos Lalu Bicara Pemilu Berkualitas, Maksud Apa ya?

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, bersama keluarganya menyalurkan hak pilihnya. (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, bersama keluarganya menyalurkan hak pilihnya. (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Suasana penuh keakraban terlihat di TPS 04, Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo, ketika Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, bersama keluarganya menyalurkan hak pilihnya pada Rabu (14/2/2024).

Baca Juga: Melacak Keberadaan Bupati Ponorogo Usai OTT KPK

Kang Giri, sapaan akrab Bupati Ponorogo, tiba di TPS sekitar pukul 08.30 WIB bersama istrinya, Susilowati Sugiri Sancoko, dan kedua anaknya, Muhammad Lintang Panuntun Qolbu dan Muhammad Gibran Cahyaning Pangeran.

Warga yang juga turut mencoblos menyambut kehadiran mereka. Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) juga menyambut kedatangan keluarga nomor satu di Bumi Reog.

Setelah mendapatkan 5 surat suara, Kang Giri dan keluarga langsung memasuki bilik suara. Meskipun sempat berkelakar tentang ukuran surat suara yang besar, mereka dengan yakin memasukkan surat suara ke dalam kotak suara.

Baca Juga: Suasana Sepi di Rumah Dinas Bupati Ponorogo Usai Kabar OTT KPK

"Ini tadi agak bingung sih, surat suaranya besar sekali. Lipatannya agak susah," ujar Kang Giri sambil tersenyum.

Kang Giri menyampaikan harapannya bahwa Pemilu 2024 menjadi pemilu berkualitas, sebuah sarana integrasi bangsa.

“Jika berkualitas pemilu ini, lahirkan demokrasi berkualitas," tambahnya.

Baca Juga: Bupati Ponorogo Ditangkap KPK?

Ketika ditanya mengenai pilihannya untuk Pilpres, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, maupun DPD, Kang Giri enggan membeberkannya dengan menyatakan,

"Pilihan itu kan rahasia. Hahaha. Mudah-mudahanan Indonesia dapat pemimpin yang baik dan pilihan saya yang terbaik," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.