Senin, 22 Jun 2026 10:58 WIB

Eri Cahyadi Ingin Direkom Lagi jadi Wali Kota Surabaya, Dalihnya Bikin Terenyuh

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Humas PDI Perjuangan Jatim)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Humas PDI Perjuangan Jatim)

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ingin kembali direkom dalam Pilwali Surabaya 2024 mendatang. Hal itu diungkapkan Eri usai mencoblos di TPS 35 Kelurahan Karah, Jambangan, Surabaya.

Menurut dia, masa jabatan selama 3,5 tahun cukup sulit untuk membangun dan menyelesaikan sederet masalah di Kota Pahlawan.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Saya masih punya utang dengan warga Surabaya. Saya itu 5 tahun, ada RPJMD, karena itulah selalu saya katakan membangun jalan, menyelesaikan banjir, itu punya RPJMD," kata Eri, Rabu (14/2/2024).

Apalagi, ia punya target untuk membangun kembali Rumah Sakit (RS) di Kawasan Surabaya selatan.

"Lho lima tahun jadi tiga tahun, bagaimana menyelesaikannya, ada faktor-faktor yang hilang, yang tidak bisa saya kerjakan dalam waktu dua tahun termasuk membangun RS di Surabaya Selatan. Jadi, RPJMD tidak tercapai karena masa lima tahun berubah jadi tiga tahun,” imbuh Eri.

Baca Juga: Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

Menurut mantan Kepala Bappeko Surabaya itu, persoalan banjir, salah satunya, baru akan selesai sesuai target 2026 nanti.

"Jadi, saya tidak punya utang, terkait dengan RS, penyelesaian banjir yang ada 400 titik sejak saya menjabat. Tapi masyarakat belum tahu itu, dan selesainya itu di tahun 2026,” imbuh dia.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Ia berharap Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mendengar keinginanannya ini.

"Kalau saya menunggu perintah. Kami gak bisa menyalonkan sendiri, ada partainya. Ya kita yakin, tetap di Surabaya,” tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.