Minggu, 21 Jun 2026 20:35 WIB

Makna Baju Hitam Eri Cahyadi saat Nyoblos di TPS 35 Jambangan: Junjung Tinggi Jurdilnya

Eri Cahyadi saat nyoblos di TPS 35 Jambangan Surabaya (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Eri Cahyadi saat nyoblos di TPS 35 Jambangan Surabaya (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengenakan baju hitam saat ikut serta mencoblos di TPS 35 Jambangan, Surabaya, Rabu (13/2/2024). Saat ditanya, Eri pun membeber makna dari baju yang ia kenakan.

"Warna kebanggan saya," kata Eri, kepada wartawan.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Selain warna hitam, Eri mengaku, warna putih juga menjadi kebanggaan baginya. Ia mengaku, setiap aktivitasnya selalu memakai dua warna baju tersebut.

Lantas, akankah warna hitam melambangkan, warna baju yang sering dipakai Ganjar Pranowo?

"Karena saya itu ada dua warna baju, putih dan hitam. Kemanapun kalau lihat kerja pakai baju putih, yg pergi baju hitam. Hitam tambah ngganteng," lanjut Eri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Mantan Kepala Bappeko Surabaya itu juga menambahkan, Pemilu 2024 ini adalah pertandingan persahabatan yang harus menjunjung tinggi kejujuran.

"Yang harus kita junjung tinggi jurdilnya sehingga siapapun yang terbaik maka itulah yang akan memimpin negara ini, memimpin kota ini," tandasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pantauan di lokasi, Eri nyoblos bersama sang istri. Ia berpesan, siapapun yang terpilih menjadi Presiden RI nanti agar diterima oleh warga Surabaya.

"Saya selalu katakan pilihan ini kepentingan dunia, jangan pernah sampai merusak kepentingan akhirat kita, ukwah basaria kita, ukwah islamiyah kita. Alhamdulilah Surabaya tetap menang, maturu nuwun warga Surabaya yang sudah menjaga Kota Surabaya ini, dalam kondisi aman, tenang dan nyaman," pungkas Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim itu.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.