Selasa, 16 Jun 2026 01:46 WIB

Harga Beras di Ponorogo Melonjak Lagi, Pedagang Beberkan Penyebabnya

Penjualan harga beras di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Penjualan harga beras di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Harga beras di Ponorogo kembali melejit. Lonjakan bahan kebutuhan pokok ini diungkap pedagang beras di Pasar Legi Ponorogo mulai awal Februari.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dari data yang dihimpun redaksi jatimnow.com, harga beras medium kini melejit Rp14.500 per kilogram. Lantaran sebelumnya, hanya mencapai Rp13.000 hingga Rp13.500 per kilogram.

Salah satu pedagang beras, Mbah Yon mengungkapkan penyebab kenaikan harga beras ini. Pedagang ini mengaku bahwa pasokan beras sudah menipis.

“Harga naik banyak, karena pasokan menepis. Gabahnya ndak ada,” ungkapnya ketika ditemui di lapaknya, Kamis (8/2/2024) siang.

Mbah Yon menyebutkan, mulai 1 Ferbuari 2024, pasokan beras medium ke lapaknya tidak lancar.

“Yang pasti ada adalah beras kiriman dari Bulog,” tegasnya.

Baca Juga: Bulog Tulungagung Percepat Penyaluran Bantuan Pangan dan Distribusi Beras SPHP

Untuk beras Bulog, jelas dia, dikirim 2 kali dalam sepekan. Harganya pun cukup murah.

“Beras kiriman Bulog cepat habis. Lantaran harga yang dipatok oleh Bulog juga murah meriah. Hanya Rp 54.500 per 5 kilogram,” tegasnya.

Pedagang beras lain, Harmini mengaku bahwa mulai awal bulan harga beras terus merangkak naik.

Baca Juga: Tertinggi Sepanjang Sejarah, Stok Beras Nasional Capai 5,3 Juta Ton

“Hingga kini, dari distributor seharga Rp14 ribu per kilogram,” bebernya.

Dia pun menjual beras Rp14.200 per kilogram, jika pembeli dengan karungan. Berbeda dengan pembelian eceran, dia menjual Rp14.500 per kilogram.

“Alasan dari distributor, gabah menipis, sehingga menyebabkan pasokan beras juga menipis,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.