Senin, 15 Jun 2026 12:23 WIB

Banjir di Bojonegoro Mulai Surut, tapi 3 Kecamatan Masih Tergenang Air

Anak-anak asik main air banjir sambil jajan di Desa Kalianyar Kecamatan Kapas. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Anak-anak asik main air banjir sambil jajan di Desa Kalianyar Kecamatan Kapas. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro sudah mulai surut. Namun, permukiman warga dan sawah di tiga kecamatan masih tergenang air.

Kalaksa BPBD Bojonegoro Ardian Orianto mengungkapkan bahwa berdasarkan data dari BPBD Bojonegoro masih terdapat beberapa wilayah yang masih tergenang.

Baca Juga: Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo Bojonegoro

Adapun wilayah yang masih tergenang banjir antara lain, tiga desa di Kecamatan Kapas yakni Desa Kalianyar ada 1.446 warga terdampak, Desa Tikusan ada 390 warga terdampak dan Desa Sambiroto ada 81 warga terdampak.

Kemudian 2 desa/keluragan di Kecamatan Kota Bojonegoro Desa Sukorejo 178 warga terdampak dan Campurejo 6 jiwa warga terdampak dan selanjutnya di Kecamatan Baureno yakni Desa Tlogoagung 282 warga terdampak dan Tulungagung 1200 terdampak.

Selain, itu ada 14 warga yang terpaksa masih mengungsi di GOR Sukorejo Sport Centre karena rumahnya terendam banjir.

Baca Juga: Rumah Warga di Bojonegoro Rusak Diterjang Angin Kencang, Ini Data BPBD

"Adapun daerah yang sudah surut yakni Desa Penganten Kecamatan Balen, Desa Deru Kecamatan Sumberejo dan Desa Pesen Kecamatan Kanor. Kemudian, Desa Bangilan Kecamatan Kapas, Desa Wedi Kecamatan Kapas, Desa Sembung Kecamatan Kapas dan Desa Pacul Kecamatan Kota Bojonegoro, " tulis Ardian.

Sementara itu, salah satu warga Desa Pacul Kecamatan Kota Bojonegoro, Subroto mengatakan bahwa sejak siang tadi banjir sudah mulai surut. Namun, banjir masih menggenangi areal persawahan milik warga.

Baca Juga: Jenazah Remaja Bojonegoro Tenggelam di Bengawan Solo Telah Ditemukan

"Sudah surut beberapa warga juga sudah selesai bersih-bersih rumah, kemarin di dalam rumah tingginya semata kaki, kalau di luar di jalan itu selutut tingginya," ujar Subroto, Rabu (7/2/2024)

"Mudah-mudahan tidak hujan lagi, kalau hujan ya mungkin akan lama lagi surutnya," pungakasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.