Selasa, 16 Jun 2026 00:54 WIB

Gelora Pancasila Diselamatkan, Maruli: Momentum Pacu Prestasi Olahraga

  • Penulis :
  • | Jumat, 07 Sep 2018 13:41 WIB
Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Maruli Hutagalung
Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Maruli Hutagalung

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

jatimnow.com - Penyelamatan Gelora Pancasila sebagai aset negara ke Pemkot Surabaya diharapkan bisa menjadi momentum untuk memacu prestasi olahraga di Jatim, khususnya di Surabaya.
 
“Mumpung sekarang sedang demam Asian Games dengan prestasi bangsa yang luar biasa, saya kira ini momentum yang tepat untuk menjadikan pengembalian Gelora Pancasila ke Pemkot Surabaya sebagai pemicu kemajuan olahraga di Jatim, khususnya di Surabaya,” kata mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Maruli Hutagalung, Jumat (6/9/2018).
 
Seperti diketahui, Gelora Pancasila selama puluhan tahun dikuasai oleh pihak swasta. Berkali-kali Pemkot Surabaya berusaha merebut kembali, namun tak membuahkan hasil. Lalu Walikota Surabaya Tri Rismaharini melaporkan masalah itu ke Kejaksaan Tinggi Jatim. 
 
Tak butuh waktu lama, Kejati Jatim yang ketika itu dipimpin Maruli langsung bergerak cepat. Proses penyelidikan digelar, hingga akhirnya pihak swasta secara sukarela menyerahkan kembali gedung olahraga bersejarah itu ke Pemkot Surabaya pada awal 2018 silam. Juni 2018 lalu, aset senilai Rp183 miliar itu resmi diserahterimakan ke Pemkot Surabaya.
 
“Perjuangan menyelamatkan Gelora Pancasila ini penuh kerja keras. Intinya, kalau kita berani, kalau kita punya idealisme, pasti bisa selamatkan uang negara,” ujar Maruli.
 
Maruli menambahkan, Gelora Pancasila dalam sejarahnya adalah ikon Jawa Timur dan Surabaya. Gedung itu salah satu simbol olahraga Jatim dan Surabaya. 
 
Gelora Pancasila yang terletak di tengah Kota Surabaya itu dibangun pada 24 November 1964 atas prakarsa Gubernur Jawa Timur Moh. Wiyono untuk kepentingan Pekan Olahraga Nasional (PON).
 
Gedung dibangun di atas lahan milik Pemkot Surabaya. Dengan lahan seluas 7.500 meter persegi, gedung itu berkapasitas 5.000 penonton.
 
“Semangat sejarah gedung ini sudah luar biasa. Tinggal sekarang kita manfaatkan. Aset sudah dikembalikan, maka mari dukung Bu Risma bagaimana mengelola Gelora Pancasila sebagai pusat pengembangan olahraga berskala internasional. Apalagi jika diintegrasikan dengan Lapangan Thor yang ada di sebelahnya yang juga aset Pemkot Surabaya,” papar Maruli.
 
“Semoga dari Gelora Pancasila yang telah kita selamatkan ini, kelak lahir Jonatan Christie baru, Lalu Zohri baru, dan atlet-atlet hebat yang bisa mengharumkan nama bangsa di pentas internasional,” pungkas Maruli yang kini maju menjadi calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan Surabaya-Sidoarjo melalui Partai NasDem.
 
Penulis/Editor: Arif Ardianto/SP
 
 
 
Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.