Selasa, 16 Jun 2026 22:26 WIB

TPN Ganjar-Mahfud Diwaduli Warga Lamongan Bansos Salah Sasaran

Jubir TPN Ganjar-Mahfud, Pangeran Siahaan dan Putri Jasmin saat menampung keluhan warga Lamongan dalam media tulis banner. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Jubir TPN Ganjar-Mahfud, Pangeran Siahaan dan Putri Jasmin saat menampung keluhan warga Lamongan dalam media tulis banner. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Penyaluran bantuan sosial (bansos) salah sasaran masih menjadi keluhan masyarakat. Hal ini diungkapkan warga Dusun Delik, Desa Tejotengah, Kecamatan Deket, Lamongan, pada Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, yakni Pangeran Siahaan dan Putri Jasmine ketika berkampanye di desa tersebut.

Nanik, warga setempat yang mengungkapkan sebagai warga kurang mampu, ia tidak pernah merasakan bansos, baik BLT maupun bantuan sembako.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

"Di desa ini, ada bantuan sosial BLT maupun bantuan lainnya belum tepat sasaran. Yang dapat rata-rata, malah warga mampu yang punya sawah, justru yang tidak punya sawah, banyak yang nggak dapat bantuan apapun," ujarnya kepada Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfid, Pangeran dan Putri Jasmine, Senin (5/2/2024).

Warga lain, Miskun menceritakan, dalam praktiknya, penyaluran bansos tidak merata dan disertai praktik pemotongan atau sunat bantuan.

"Kalau Pak Ganjar jadi sembakonya diratakan. Saya buruh tani malah jarang dapat bantuan, pernah dapat sembako Rp900 ribu dipotong Rp600 ribu, dan saya cuma dapat Rp300 ribu," katanya menceritakan pengalamannya.

Baca Juga: Rangkul Warga Sekitar, DWP UIN KHAS Jember Salurkan Bantuan Jelang Iduladha

Sementara itu, Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud Pangeran Siagaan menanggapi bila dalam 21 program yang dibawa Paslon nomor 3 ini terdapat 1 program yang memuat pemerataan bansos.

"Intinya program kartu kartu yang dicanangkan pemerintah saat ini itu baik, tapi dalam praktiknya mungkin kurang tepat sasaran. Nanti Ganjar-Mahfid melalui Program KTP Sakti cuma modal KTP semua terinput dalam satu data," jawabnya.

Dalam KTP Sakti, kata Pangeran, seluruh urusan mulai kesehatan hingga kesejahteraan masyarakat akan perlahan dibenahi.

Baca Juga: Pemkot Kediri Perbarui DTSEN, Pastikan Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

Pangeran mencontohkan, bila semasa Ganjar Pranowo menjabat Gubernur Jateng banyak kebijakan yang memudahkan rakyat. Demikian juga Mahfud MD yang selama menjabat Menkopolhukam banyak kasus korupsi yang ditelusuri.

"Jadi nggak ada lagi salah sasaran, tidak ada lagi potongan, semua kemudahan akan bisa dirasakan melalui KTP sakti. Itu yang akan coba dibenahi oleh Pak Ganjar, agar tidak ada lagi bantuan yang disunat," ujarnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.