Sabtu, 20 Jun 2026 05:45 WIB

Ketika 4 Kampus di Jatim Serukan Pilpres 2024 Cacat Demokrasi

ilustrasi. (Foto: poster UTM)
ilustrasi. (Foto: poster UTM)

jatimnow.com - 4 kampus civitas academica di Jawa Timur secara serentak menyerukan sikap penyelamatan demokrasi untuk Indonesia. Mereka menilai proses demokrasi di Indonesia telah cacat

Pernyataan mosi tersebut keluar untuk memprotes dugaan Presiden RI Joko Widodo yang ikut campur dalam Pilpres 2024 ini. 4 kampus itu secara serentak membuat undangan secara terbuka, dalam bentuk tulisan dan pamflet.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Pamflet tersebut bertebaran di beberapa grup-grup WhatsApp. Diantaranya Universitas Airlangga (Unair), Universitas Surabaya (Unesa), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Pernyataan sikap itu dilakukan serentak hari ini oleh Unair di Gedung Pascasarjana, Jalan Airlangga 4-6, Surabaya. Lalu Unesa, di Laboratorium Merdeka Belajar, dan ITS di Plaza dr Angka. Lalu disusul UTM pada Rabu (7/2/2024) lusa di halaman kampus.

Poster undangan UTMPoster undangan UTM

Baca Juga: 22 Lulusan SMA Santo Carolus Surabaya Berhasil Tembus PTN

Pengamat politik Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya Umar Sholahudin menyebut, gelombang sikap dari kampus-kampus merupakan gerakan moral keadilan terhadap situasi politik dan demokrasi yang diacak-acak oleh Jokowi secara sewenang-wenang, etik dan moral.

"Pelanggaran hukum dan etika yang dilakukan pemerintah Jokowi sudah keterlaluan, makanya kampus bersuara. Hentikan politik cawe-cawe presiden dalam Pemilu 2024, cawe-cawe presiden akan merusak marwah Pemilu dan demokrasi," kata Umar kepada jatimnow.com, Senin (5/2/2024).

Umar Sholahudin. (Foto: dok. jatimnow.com)Umar Sholahudin. (Foto: dok. jatimnow.com)

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

Menurut Umar, suara-suara kritis dan protes itu sebagai peringatan keras bagi Presiden Joko Widodo di detik akhir menjalankan roda pemerintahannya.

"Di akhir kekuasaannya Presiden Jokowi mustinya beri tauladan politik yang baik bagi masyarakat, bukan sibuk ngurus memenangkan putra mahkota. Potensi political abouse sangat besar jika presiden cawe-cawe," tegas Umar.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.