Rabu, 17 Jun 2026 19:36 WIB

Lapas Kelas I Malang Sosialisasikan Coblosan Pemilu 2024, Minimalisasi Golput

  • Penulis : Gerhana
  • | Minggu, 04 Feb 2024 10:47 WIB
Pihak Lapas Kelas I Malang dan KPU Kota Malang memberikan sosialisasi dan sekaligus penyusunan daftar pemilih di lokasi khusus. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Pihak Lapas Kelas I Malang dan KPU Kota Malang memberikan sosialisasi dan sekaligus penyusunan daftar pemilih di lokasi khusus. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Lapas Kelas I Malang terus mensosialisasikan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang menjadi daftar pemilih tetap (DPT) untuk mencoblos saat Pemilu 2024 pada 14 Februari mendatang.

Kabid Pembinaan Lapas Kelas I Malang, Budi Purwadi mengatakan, beberapa WBP saat disosialisasikan terkait coblosan terdapat yang ingin golput. Namun, menurutnya jumlah itu masih lebih besar yang tetap akan berpartisipasi nanti.

Baca Juga: Melihat Aktivitas Ibadah Warga Binaan Lapas Malang di Bulan Ramadan

"Sementara ini, ada juga ketika ke bawah menanyakan ada yang beberapa ingin golput, tapi kebanyakan akan ikut pesta demokrasi. Untuk meminimalisasi golput, kami mengingatkan tanggal 14 ada pesta demokrasi untuk memilih kepala negara," kata Budi, Minggu (4/2/2024).

Menurutnya, soal mencoblos atau tidaknya WBP merupakan hak masing-masing individu.

"Itu merupakan hak masing-masing, kita tidak bisa memaksakan juga, nanti kita yang salah," katanya.

Baca Juga: Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tinjau Sarana Asimilasi Edukasi L'Sima Ngajum

Lebih lanjut, total ada sejumlah 2.246 WBP Lapas Kelas I Malang menjadi DPT untuk mencoblos pada 14 Februari mendatang saat Pemilu 2024.

Sedangkan, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang disediakan total 10. Meski begitu, terdapat 339 WBP yang tidak dapat mencoblos karena terkendala dalam proses verifikasi.

Baca Juga: Stafsus Menkumham Sapa WBP Lapas Malang, Sampaikan Filosofi Catur

Budi juga menyampaikan, bahwa tidak ada perbedaan tata cara pencoblosan untuk TPS yang terdapat di lapas dengan pada umumnya. Hanya saja yang membedakan bahwa TPS di lapas masuk dalam lokasi khusus (loksus) pemilihan.

"Kemudian, setiap TPS terdapat 7 anggota KPPS, 2 Linmas dari sipir," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.