Minggu, 21 Jun 2026 02:00 WIB

Dinkes Ponorogo Klaim Hanya 13 Warga Trenceng Terjangkit Chikungunya

Kabid Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo, Anik Setiyarini.(Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kabid Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo, Anik Setiyarini.(Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) mengklaim bahawa warga yang terjangkit chikungunya di Dusun Trenceng, Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo tidak mencapai ratusan. Tapi hanya 13 orang.

"Data di kami sampai akhir Januari ada 13 warga Dusun Trenceng terjangkit chikungunya,” ujar Kabid Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo, Anik Setiyarini, Kamis (1/2/2024).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Hal itu berdasarkan hasiltes RDT (Rapid Diagnosis Test) chikungunya. Belasan warga itu juga telah berobat ke Puskesmas Setono.

"Yang ratusan itu tadi bisa diperiksa dengan RDT chikungunya. Jadi bisa dipastikan chikungunya atau tidak. Sehingga bisa segera diobati,” katanya.

Pemeriksaan secara RDT sangat penting, agar tidak klaim semata,

“Yang belum dites RDT ayo dites saja,” tegasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Perihal gejala, Anik mengaku sama dengan Demam Berdarah (DB). Bedanya ada gejala linu dan mengalami panas tinggi.

“Jika ada gejala seperti itu (linu, panas tinggi), segera dilaporkan. Agar petugas kesehatan juga bisa cek ricek masuk chikungunya atau lainnya,” terangnya.

Anik pun menegaskan untuk mereka yang merasa terjangkit chikungunya bisa ke puskesmas. Memastikan apakah benar-benar chikungunya

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Berbagai langkah telah dilakukan dinkes jauh-jauh hari. Salah satunya adalah mengedukasi tentang PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk),

“Dari beberapa bulan lalu kami antisipasi. Karena sadar bahwa Desember dan Januari kemungkinan kasus bakal naik,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.